Aktivitas Antibakteri Ekstrak Aseton Kulit Batang Surian (Toona sinensis) Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat.
Date
2026Author
Ruswandi, Savira Agustin
Falah, Syamsul
Kurniasih, Rini
Metadata
Show full item recordAbstract
SAVIRA AGUSTIN RUSWANDI. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Aseton Kulit
Batang Surian (Toona sinensis) Terhadap Bakteri Penyebab Jerawat. Dibimbing
oleh SYAMSUL FALAH dan RINI KURNIASIH.
Jerawat merupakan gangguan kulit yang banyak disebabkan oleh aktivitas
bakteri seperti Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus,
dan Staphylococcus epidermidis. Resistensi terhadap antibiotik mendorong
pencarian alternatif berbasis bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
aktivitas antibakteri ekstrak aseton kulit batang Toona sinensis. Ekstraksi dilakukan
dengan metode maserasi menggunakan pelarut aseton, kemudian diuji aktivitas
antibakterinya dengan metode difusi cakram, serta ditentukan Konsentrasi Hambat
Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ekstrak memiliki aktivitas antibakteri yang meningkat seiring
dengan peningkatan konsentrasi, dengan diameter zona hambat tertinggi pada
konsentrasi 80 mg/mL. Nilai KHM berada pada kisaran 5–7,5 mg/mL, sedangkan
KBM berada pada konsentrasi 7,5 mg/mL. Ekstrak menunjukkan aktivitas paling
tinggi terhadap Staphylococcus epidermidis dibandingkan bakteri lainnya. Hasil ini
menunjukkan bahwa ekstrak aseton kulit batang Toona sinensis berpotensi sebagai
sumber antibakteri alami untuk pengembangan produk anti-jerawat.
Collections
- UF - Biochemistry [1557]

