Alokasi Dosen Pembimbing Pertama Tugas Akhir Mahasiswa dengan Pendekatan Cosine Similarity dan Genetic Algorithm
Date
2026Author
Putri, Sandra Berliana
Soleh, Agus Mohamad
Dito, Gerry Alfa
Metadata
Show full item recordAbstract
Proses alokasi dosen pembimbing pertama tugas akhir mahasiswa di
perguruan tinggi sering menghadapi kendala efisiensi karena perlu menyelaraskan
kapasitas maksimum bimbingan dosen, dosen pilihan mahasiswa, dan kesesuaian
topik penelitian berbasis teks terbuka. Penelitian ini bertujuan membangun
mekanisme optimasi alokasi dosen pembimbing pertama menggunakan genetic
algorithm (GA) yang dikombinasikan dengan cosine similarity untuk mengukur
kemiripan topik. Permasalahan dimodelkan menggunakan metode penalti yang
mengintegrasikan hard constraint (kapasitas maksimum bimbingan dosen) dan soft
constraint (dosen pilihan mahasiswa dan topik penelitian). Data teks dibobotkan
menggunakan term frequency-inverse document frequency (TF-IDF) dengan tiga
skema n-gram (unigram, bigram, dan unibigram). GA kemudian dijalankan pada
delapan skenario kombinasi jumlah generasi, mekanisme penalti kapasitas, dan
skema pembobotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya peningkatan
jumlah generasi yang meningkatkan nilai fitness solusi dan waktu komputasi. S6-
unibigram dipilih karena menghasilkan alokasi yang terbaik tanpa melanggar
kapasitas maksimum bimbingan dosen, meminimumkan ketidaksesuaian dosen
pilihan dan topik penelitian, serta efisien secara komputasi. Mekanisme terbaik ini
kemudian diimplementasikan ke dalam dashboard interaktif berbasis R Shiny
untuk mendukung pengambilan keputusan ke depannya. The allocation process of the first supervisor for students' final assignments
in higher education often faces efficiency challenges due to the need to align
lecturer capacities, students' preferred lecturers, and research topic suitability based
on open text. This study aims to build an optimization mechanism for allocating the
first supervisor using a genetic algorithm (GA) combined with cosine similarity to
measure topic similarity. The problem is modeled using a penalty method that
integrates hard constraint (maximum advising capacity) and soft constraint
(preferred lecturers and research topics). Text data are weighted using term
frequency-inverse document frequency (TF-IDF) across three n-gram schemes
(unigram, bigram, and unibigram). GA is then run across eight scenarios combining
numbers of generations, capacity penalty mechanisms, and weighting scheme. The
results show that only the increase in the number of generations improves the
solution's fitness value and computation time. S6-unibigram was selected because
it produced the best allocation without violating lecturers' maximum advising
capacities, minimizing mismatches in preferred lecturers and research topics, and
remaining computationally efficient. This best mechanism was then implemented
into an interactive dashboard based on R Shiny to support decision-making in the
future.

