Show simple item record

dc.contributor.advisorAnggraeni, Henny Endah
dc.contributor.authorINDYRA, SYVANI
dc.date.accessioned2026-07-10T03:20:52Z
dc.date.available2026-07-10T03:20:52Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174347
dc.description.abstractTumor jaringan lunak (soft tissue sarcoma) merupakan neoplasma berasal dari jaringan mesenkimal dan menjadi penyebab signifikan morbiditas pada anjing dewasa dengan sifat invasif lokal dan risiko kekambuhan tinggi. Fine needle aspiration (FNA) mampu memberikan gambaran awal mengenai karakteristik seluler suatu massa, sehingga membantu klinisi dalam membedakan massa jinak dan ganas secara dini. Evaluasi pra-operatif melalui pemeriksaan hematologi dan kimia darah untuk menilai kesiapan pasien terhadap anestesi dan operasi. Studi kasus ini bertujuan menganalisis hasil pemeriksaan tersebut pada seekor anjing Siberian Husky berusia 8 tahun dengan massa jaringan lunak di ekstremitas. Data yang dikumpulkan dilakukan secara kualitatif melalui evaluasi morfologi sel pada sediaan sitologi yang dilengkapi dengan analisis morfometri menggunakan perangkat lunak Fiji (ImageJ®) dan kuantitatif berupa angka hasil parameter laboratorium darah. Hasil sitologi FNA menunjukkan sel mesenkimal berbentuk spindle dengan tanda keganasan berupa anisokariosis dan pleomorfisme yang mengarah pada STS. Pemeriksaan hematologi dan kimia darah dalam batas normal, sehingga pasien layak menjalani eksisi tumor dengan risiko minimal. Pasien Lexy dirawat selama 16 hari dan jahitan dilepas pada hari ke-11 sebelum dipulangkan.
dc.description.abstractSoft tissue sarcomas (STS) are mesenchymal neoplasms that commonly affect adult dogs and are characterized by local invasiveness and a high risk of recurrence. Fine needle aspiration (FNA) serves as a rapid diagnostic tool to differentiate benign from malignant masses, while hematological and blood chemistry analyses are essential for preoperative assessment. This case report describes an 8-year-old Siberian Husky presenting with a soft tissue mass on the extremity. Cytological evaluation, supported by morphometric analysis using Fiji (ImageJ®), revealed spindle-shaped mesenchymal cells with malignant features, including anisokaryosis and pleomorphism, consistent with STS. Hematological and biochemical parameters were within normal reference ranges, indicating suitability for surgical excision with minimal systemic risk. The patient was hospitalized for 16 days, with suture removal on day 11 prior to discharge.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Pemeriksaan Hematologi, Kimia Darah, dan FNA Dugaan Kasus Soft Tissue Sarcoma (STS) pada Anjing Siberian Huskyid
dc.title.alternativeAnalysis of Hematology, Blood Chemistry, and FNA in a Suspected Case of Soft Tissue Sarcoma (STS) in a Siberian Husky
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordblood chemistryid
dc.subject.keywordFNAid
dc.subject.keywordhematologyid
dc.subject.keywordsiberian huskyid
dc.subject.keywordsoft tissue sarcomaid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record