Pemodelan Aktuaria untuk Risiko Surrender Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup dengan Competing Risk Analysis
Abstract
Policy surrender, yaitu penghentian sukarela polis asuransi oleh pemegang
polis, merupakan risiko yang dapat mengganggu likuiditas dan stabilitas cadangan
perusahaan asuransi jiwa. Metode penilaian aktuaria tradisional sering
mengabaikan mortalitas sebagai competing risk, sehingga berpotensi menghasilkan
pendugaan yang bias. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan competing risk
analysis ke dalam Matematika Aktuaria untuk mengembangkan formula dinamis
dalam penentuan surrender value. Analisis dilakukan menggunakan 29,317
pengamatan historis polis asuransi jiwa seumur hidup melalui pendekatan
cumulative incidence function (CIF), cause-specific hazard (CSH), dan
subdistribution Hazard (SDH). Hasil CIF menunjukkan bahwa peluang kumulatif
terjadinya surrender meningkat dari 15.62% pada kuartal ke-10 menjadi 49.01%
pada kuartal ke-60, jauh lebih tinggi dibandingkan risiko kematian sebesar 5.87%.
Model CSH menunjukkan bahwa usia underwriting menengah (hazard ratio =
1.1176) meningkatkan risiko surrender, sedangkan jenis kelamin perempuan
(hazard ratio = 0.9014), status merokok (hazard ratio = 0.8718), dan pembayaran
premi secara tahunan (hazard ratio = 0.7296) menurunkan risiko tersebut.
Selanjutnya, peluang insidensi kumulatif dari model SDH diintegrasikan ke dalam
formula surrender charge. Formula yang dihasilkan memberikan surrender value
yang lebih proporsional terhadap profil risiko pemegang polis serta mendukung
keseimbangan antara retensi nasabah dan perlindungan likuiditas perusahaan.
Collections
- UF - Actuaria [99]

