Pemetaan Sebaran dan Kerapatan Mangrove Menggunakan Citra Sentinel-2A di Desa Pantai Mekar, Muara Gembong
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Saputra, Aidil
Arhatin, Risti Endriani
Panjaitan, James Parlindungan
Prayudha, Bayu
Metadata
Show full item recordAbstract
Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong merupakan wilayah pesisir
dengan risiko abrasi yang tinggi. Banyak upaya rehabilitasi mangrove telah
dilakukan namun belum optimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah belum
meratanya kegiatan rehabilitasi dan penanaman mangrove. Penelitian ini bertujuan
menghasilkan peta sebaran dan kerapatan kanopi mangrove melalui kombinasi
indeks vegetasi. Penelitian ini memanfaatkan citra Sentinel-2A dengan indeks
Mangrove Vegetation Index (MVI), Normalized Difference Water Index (NDWI),
Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), dan Automatic Mangrove Map
and Index (AMMI) untuk menghasilkan peta sebaran dan kerapatan kanopi
mangrove yang representatif. Hasil penentuan threshold mangrove menggunakan
MVI berada di rentang 4,20–15,13. Hasil pengolahan persentase kerapatan kanopi
bervariasi mulai dari 37–90%. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa
kombinasi NDVI dan AMMI menghasilkan model kerapatan kanopi terbaik dengan
koefisien korelasi sebesar 0,87 dan RMSE sebesar 0,083. Uji akurasi menggunakan
confusion matrix menghasilkan nilai overall accuracy sebesar 83,3% dan koefisien
kappa sebesar 0,72. Hasil penelitian menunjukkan total luas mangrove sebesar
182,34 ha, yang terdiri atas kerapatan kanopi jarang (20,12 ha), sedang (119,25 ha),
dan rapat (42,97 ha). Pantai Mekar Village, Muara Gembong District, is a coastal area with a high
risk of abrasion. Various mangrove rehabilitation efforts have been implemented,
however, the outcomes have not yet been optimal. One contributing factor is the
uneven distribution of rehabilitation and mangrove planting activities. This study
aimed to produce mangrove distribution and canopy density maps through the
combination of vegetation indices. Sentinel-2A imagery was utilized using the
Mangrove Vegetation Index (MVI), Normalized Difference Water Index (NDWI),
Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), and Automatic Mangrove Map
and Index (AMMI) to generate representative mangrove distribution and canopy
density maps. The mangrove threshold determined using MVI ranged from 4.20 to
15.13. The processed canopy density percentages varied from 37% to 90%.
Correlation analysis showed that the combination of NDVI and AMMI produced
the best canopy density model, with a correlation coefficient of 0.87 and an RMSE
of 0.083. Accuracy assessment using a confusion matrix resulted in an overall
accuracy of 83.3% and a kappa coefficient of 0.72. The mapping results indicated
a total mangrove area of 182.34 ha, consisting of sparse canopy density (20.12 ha),
moderate canopy density (119.25 ha), and dense canopy density (42.97 ha).

