Potensi Ekosistem Lamun untuk Pengembangan Ekowisata Bahari di Gili Air, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat
Date
2026Author
Reynaldi, Adenta Bayu
Yulianda, Fredinan
Ervinia, Ayu
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengelolaan ekosistem lamun di pulau kecil menghadapi tekanan dari aktivitas wisata yang berpotensi menurunkan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian dan daya dukung kawasan untuk wisata berbasis lamun serta merumuskan strategi pengelolaan berkelanjutan di Gili Air. Penelitian dilakukan pada bulan September-November 2025 di Gili Air, Lombok Utara. Metode analisis meliputi analisis kondisi biofisik, Indeks Kesesuaian Wisata (IKW), daya dukung, serta persepsi masyarakat dan pemangku kepentingan melalui wawancara. Hasil menunjukkan kawasan tergolong sesuai hingga sangat sesuai, namun memiliki daya dukung terbatas, yaitu sebanyak 574 orang/hari, sehingga diperlukan pembatasan kunjungan. Temuan utama mengungkap kesenjangan antara potensi wisata dan kesiapan pengelolaan yang masih perlu ditingkatkan melalui penguatan kelembagaan dan partisipasi masyarakat. Implikasinya menegaskan pentingnya pengelolaan berbasis daya dukung dan kolaborasi multipihak untuk menjaga kelestarian ekosistem lamun dan mendukung wisata berkelanjutan.

