Evaluasi Karakter Agronomi dan Toleransi Genotipe Kacang Hijau Terhadap Herbisida Pascatumbuh
Date
2026Author
Nasution, Dwiky Ardiansyah
Marwiyah, Siti
Zaman, Sofyan
Metadata
Show full item recordAbstract
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan pangan sumber protein tinggi
dengan umur panen relatif singkat. Capaian produktivitas sering terbatasi oleh
keberadaan gulma yang invasif yang selalu menuntut pengendalian secara kimia,
dan belum tersedia varietas toleran herbisida. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi
karakter agronomi dan tingkat toleransi genotipe kacang hijau koleksi IPB terhadap
herbisida glifosat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2025 di
Kebun Percobaan Cikabayan dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman, Departemen
Agronomi dan Hortikultura. Penelitian ini menggunakan rancangan kelompok
lengkap teracak faktor tunggal (genotipe), terdiri atas 45 genotipe koleksi IPB dan
6 varietas nasional (No.129, Vima 1, Vima 3, Vima 5, Vimil 2, dan Sampeong)
yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil menunjukkan bahwa genotipe berpengaruh
sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan lebar daun, namun tidak berpengaruh
nyata terhadap diameter batang dan fitotoksisitas. Komponen hasil yang diamati
menunjukkan potensi genotipe jika mampu bertahan hingga panen. Genotipe
kacang hijau menunjukkan respons fitotoksisitas kerusakan berat (skor 3) hingga
sangat berat (skor 4) pada 1 minggu setelah aplikasi (MSA). Tidak terdapat
genotipe yang menunjukkan toleransi terhadap herbisida glifosat, tetapi terdapat
genotipe yang bertahan hidup dan berbunga hingga 2 MSA yaitu F4-416 x V2-12,
F4-60 x V2-6, F8- VR480B-213, VR10, dan Vimil 2. Kelima genotipe uji tersebut
berpotensi untuk diteliti lebih lanjut.

