Analisis Makanan Ikan Belanak (P. subviridis, Valenciennes 1836) di Perairan Muara Gembong-Muara Bendera, Teluk Jakarta Sebagai Dasar Pengelolaan Perikanan Yang Berkelanjutan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan makan ikan belanak (P. subviridis) di perairan Muara Gembong–Muara Bendera, Teluk Jakarta, yang meliputi komposisi makanan, luas relung, dan tumpang tindih pakan sebagai dasar pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan. Sebanyak 225 sampel ikan dikumpulkan, terdiri atas 112 betina dan 113 jantan. Analisis data meliputi indeks preponderansi, luas relung, indeks isi lambung, dan tumpang tindih pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan belanak merupakan spesies omnivora dengan makanan utama berupa fitoplankton, sedangkan zooplankton, zoobentos, dan protozoa berperan sebagai makanan pelengkap. Komposisi makanan antara jantan dan betina relatif sama, dengan nilai tumpang tindih relung yang sedang menunjukkan pemanfaatan sumber daya pakan yang serupa namun tidak sepenuhnya identik. Nilai luas relung yang rendah menunjukkan kecenderungan spesialis. Nilai panjang usus relatif sebesar 2,18 semakin memperkuat klasifikasi ikan belanak sebagai spesies omnivora. This study aims to analyze the feeding habits of striped mullet (P. subviridis) in the waters of Muara Gembong-Muara Bendera, Jakarta Bay, including food composition, niche breadth, and dietary overlap as a basis for sustainable fisheries resource management. A total of 225 fish samples were collected, consisting of 112 females and 113 males. Data analysis included the index of preponderance, niche breadth, stomach content index, and dietary overlap. The results showed that striped mullet was an omnivorous species with phytoplankton as the main food item, while zooplankton, zoobenthos, and protozoa served as supplementary food The dietary composition between males and females is relatively similar, with a moderate niche overlap value indicating comparable use of food resources, though not entirely identical.. The low niche breadth values indicate a tendency toward specialization. The relative gut length value of 2.18 further supports the classification of striped mullet as an omnivorous species.

