| dc.description.abstract | Kota Bekasi mengalami peningkatan titik banjir dari 20 titik pada Maret 2025 menjadi 28 titik pada Januari 2026, dengan Perumahan Irigasi Danita, Bekasi Timur, sebagai lokasi yang konsisten terdampak. Kondisi eksisting menunjukkan sedimentasi saluran drainase 5–40 cm dan penurunan kapasitas kolam retensi akibat endapan sedimen setebal 1,29 m, diperparah topografi berbentuk cekungan pada ketinggian 11–18 mdpl. Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistem drainase eksisting dan merancang ulang (redesign) kolam retensi melalui analisis hidrologi dan simulasi EPA SWMM 5.2. Simulasi eksisting menghasilkan volume banjir 1.422 m3, mengindikasikan kapasitas sistem tidak memadai. Redesign kolam retensi dirancang berkapasitas minimum 2.869 m³ dan kapasitas desain 4.305 m³ dengan faktor keamanan 1,5, kedalaman 5 m, dan dengan perluasan sebesar 301 m². Simulasi pasca-redesign menunjukkan reduksi genangan 100% dengan sisa kapasitas tampungan 50,1%, sehingga sistem dinilai layak terhadap hujan ekstrem. Estimasi biaya konstruksi mencapai Rp1.294.200.000,00. | |