STATUS PENCEMARAN PERAIRAN DI SUNGAI CILIWUNG DKI JAKARTA
Abstract
Sungai Ciliwung DKI Jakarta merupakan sungai perkotaan yang mengalami
penurunan kualitas air akibat limbah domestik, limpasan perkotaan, dan aktivitas
antropogenik di sepanjang daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan
menganalisis kondisi kualitas air dan menentukan status mutu air Sungai Ciliwung
periode Agustus 2022–2025 menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP),
STORET, dan CCME WQI. Penelitian dilakukan pada tiga stasiun pengamatan,
yaitu Kelapa Dua, Kampung Melayu, dan Jalan Pakin dengan parameter TSS, TDS,
pH, DO, amonia, nitrat, nitrit, total fosfat, BOD, dan COD. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa amonia, nitrit, total fosfat, BOD, dan COD secara konsisten
melampaui baku mutu Kelas II PPRI No. 22 Tahun 2021, terutama di Stasiun Jalan
Pakin sebagai wilayah hilir sungai. Berdasarkan metode IP status mutu air berada
pada kategori tercemar ringan hingga sedang, metode STORET menunjukkan
kondisi tercemar berat, sedangkan metode CCME WQI menunjukkan kategori
buruk hingga sangat buruk sehingga dinilai lebih representatif dalam
menggambarkan kondisi kualitas air Sungai Ciliwung.

