Efektivitas Pengelolaan Ekowisata Bahari Berkelanjutan Berbasis Community Based Tourism di Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat
Abstract
Gili Trawangan merupakan destinasi ekowisata bahari unggulan di Nusa Tenggara Barat dengan keanekaragaman hayati yang bervariasi, namun menghadapi tekanan akibat peningkatan jumlah wisatawan. Penelitian ini bertujuan menilai kondisi terumbu karang, frekuensi kemunculan penyu, serta kondisi sosial-ekonomi masyarakat lokal dalam mendukung pengelolaan ekowisata bahari berkelanjutan. Pengumpulan data dilakukan pada September-November 2025 melalui metode Underwater Photo Transect (UPT), Timed Swimming, kuesioner, dan wawancara mendalam berbasis pendekatan Community Based Tourism (CBT). Hasil penelitian menunjukkan tutupan karang hidup di Halik Reef mencapai 86,33% dengan dua spesies penyu dominan, yaitu Penyu Hijau dan Penyu Sisik. Tingkat partisipasi masyarakat tergolong baik pada tahap perencanaan hingga pemanfaatan, namun masih lemah pada evaluasi. Pengelolaan ekowisata di Gili Trawangan memerlukan penguatan strategi yang lebih optimal.

