Komparasi Daya Saing dan Analisis Determinan Ekspor Tekstil (HS 611020) Indonesia dan China
Abstract
China merupakan salah satu eksportir utama tekstil HS 611020 di pasar global
dan menjadi pesaing utama Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya
saing dan determinan ekspor tekstil HS 611020 Indonesia dan China di sepuluh
negara tujuan utama periode 2013–2023. Daya saing dianalisis menggunakan RCA,
EPD, dan X-Model, sedangkan determinan ekspor dianalisis menggunakan regresi
data panel dengan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Indonesia dan China sama-sama memiliki keunggulan komparatif pada
sebagian besar negara tujuan ekspor. Namun, setelah perang dagang Amerika
Serikat dan China, daya saing Indonesia cenderung meningkat, sedangkan China
mengalami pelemahan relatif. Hasil regresi menunjukkan bahwa GDP riil per kapita
dan Consumer Price Index (CPI) negara tujuan berpengaruh positif dan signifikan
terhadap ekspor kedua negara, sementara tarif impor tidak berpengaruh signifikan.
Dummy trade war berpengaruh negatif terhadap ekspor Indonesia dan positif
terhadap ekspor China. Temuan ini menunjukkan bahwa dampak perang dagang
terhadap kinerja ekspor kedua negara berbeda selama periode penelitian. China is one of the leading exporters of HS 611020 textile products in the
global market and serves as Indonesia’s main competitor. This study aims to
analyze the competitiveness and determinants of HS 611020 textile exports from
Indonesia and China in ten major destination countries during the period 2013
2023. Competitiveness was analyzed using RCA, EPD, and the X-Model, while
export determinants were analyzed using panel data regression with the Random
Effect Model (REM). The results show that both Indonesia and China possess
comparative advantages in most destination markets. However, following the
United States–China trade war, Indonesia's competitiveness tended to strengthen,
whereas China experienced a relative weakening. The regression results indicate
that the destination country's real GDP per capita and Consumer Price Index (CPI)
have a positive and significant effect on both countries' exports, while import tariffs
show no significant effect. Meanwhile, the trade war dummy variable has a negative
effect on Indonesia’s exports and a positive effect on China’s exports. These
findings indicate that the trade war affected the export performance of the two
countries differently during the study period.

