Pengendalian Risiko Berdasarkan Analisis Potensi Bahaya pada Kegiatan Bongkar Kapal Pengangkut Ikan di PPS Nizam Zachman
Date
2026Author
Nainggolan, Putrianna Natalia
Iskandar, Budhi Hascaryo
Kurniawati, Vita Rumanti
Metadata
Show full item recordAbstract
Aktivitas bongkar muatan pada kapal pengangkut ikan menjadi salah satu aktivitas utama yang cukup padat di wilayah PPS Nizam Zachman. Kegiatan bongkar memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena kegiatan ini melibatkan banyak orang. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko pada kegiatan bongkar muatan kapal pengangkut ikan sehingga pengendalian risikonya dapat disusun. Penelitian ini menggunakan metode survei. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif, HTA (Hierarchy Task Analysis), penilaian risiko (risk assessment), dan JSA (Job Safety Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber bahaya yang ditemukan selama kegiatan pembongkaran berupa lantai kerja yang licin, posisi pekerja tidak pada zona aman, tertimpa peralatan bongkar, menabrak kendaraan lain/pekerja, dan ruang palka yang sempit. Terdapat 48 risiko kecelakaan kerja dengan 1 (2%) berisiko rendah, 10 (21%) berisiko sedang, 30 (62%) berisiko tinggi, dan 7 (15%) berisiko ekstrem. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan untuk meminimumkan risiko kecelakaan kerja yaitu dengan peningkatan kesadaran terhadap penggunaan APD. Unloading activities on fish carrier vessels represent one of the busiest operational processes at PPS Nizam Zachman Fishing Port. These activities pose a high risk of occupational accidents because they involve numerous workers interacting within a limited workspace. This study aimed to identify potential hazards and risks associated with fish carrier vessel unloading activities in order to develop appropriate risk control measures. The research employed a survey method, with data collected through direct observation and interviews. The obtained data were analyzed using descriptive analysis, Hierarchy Task Analysis (HTA), risk assessment, and Job Safety Analysis (JSA). The results indicated that the main sources of hazards during unloading activities included slippery working surfaces, workers positioned outside safe zones, being struck by unloading equipment, collisions with vehicles or other workers, and confined hold spaces. A total of 48 occupational accident risks were identified, consisting of 1 (2%) lowrisk, 10 (21%) moderate-risk, 30 (62%) high-risk, and 7 (15%) extreme-risk categories. Risk control measures can be implemented to minimize occupational accident risks, primarily through improving awareness and compliance with the use of appropriate personal protective equipment (PPE).

