Mikroklimat, Kualitas Udara, Respon Fisiologis, Perfoma, Kualitas Produk dan Analisis Finansial Ayam Broiler pada Closed House dengan Sistem Slat Plastik
Date
2026Author
Daryatmo
Ulupi, Niken
Afnan, Rudi
Yani, Ahmad
Ali, Hikmah M.
Metadata
Show full item recordAbstract
Ayam broiler memiliki laju pertumbuhan yang tinggi sehingga memerlukan lingkungan pemeliharaan yang optimal untuk mendukung performa produksi, kesehatan, dan kesejahteraannya. Pada sistem closed house, litter sekam padi merupakan alas kandang yang umum digunakan, namun ketersediaannya semakin terbatas akibat meningkatnya kebutuhan industri peternakan dan sektor lain yang memanfaatkan sekam padi sebagai bahan baku biomassa. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alas kandang yang mampu mempertahankan bahkan meningkatkan performa produksi ayam broiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas udara kandang, status fisiologis dan imunitas, indikator animal welfare, serta produktivitas ayam broiler yang dipelihara pada closed house dengan alas slat plastik dan alas sekam padi.
Penelitian dilakukan pada dua unit closed house komersial berkapasitas masing-masing 25.000 ekor ayam broiler yang dipelihara selama 28 hari. Kandang perlakuan menggunakan alas slat plastik dengan ukuran celah 1 × 1 cm dan ketinggian 20 cm dari lantai, sedangkan kandang kontrol menggunakan litter sekam padi setebal 10 cm. Pengamatan dilakukan terhadap kualitas udara kandang, meliputi suhu, kelembapan, amonia, oksigen, karbon dioksida, dan debu total; status fisiologis dan imunitas ayam; indikator kesejahteraan hewan berupa footpad lesions, hock burn, arthritis, dan gait score; serta parameter produktivitas dan analisis ekonomi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan slat plastik tidak memengaruhi kondisi mikroklimat kandang, kadar amonia, oksigen, dan karbon dioksida dibandingkan litter sekam padi. Namun, kandang dengan alas slat plastik memiliki konsentrasi debu total yang lebih rendah. Status fisiologis dan imunitas ayam tidak berbeda nyata antarperlakuan. Tingkat kejadian footpad lesions dan hock burn lebih rendah pada ayam yang dipelihara di atas slat plastik, meskipun kejadian arthritis lebih tinggi tanpa memengaruhi gait score. Selain itu, ayam yang dipelihara pada alas slat plastik memiliki pertambahan bobot badan dan bobot panen yang lebih tinggi sehingga menghasilkan keuntungan ekonomi yang lebih baik. Dengan demikian, slat plastik berpotensi menjadi alternatif alas kandang yang efektif dan berkelanjutan untuk sistem pemeliharaan ayam broiler closed house.
Collections
- DF - Animal Science [369]

