PENGGUNAAN WT-MEASURE DALAM MENENTUKAN RETENSI OPTIMAL REASURANSI STOP LOSS
Date
2026Jenis/Type
SkripsiAuthor
LAKSANA, SANDI AGUNG
Setiawaty, Berlian
Metadata
Show full item recordAbstract
Perusahaan asuransi berisiko tidak dapat menanggung seluruh klaim dari
pemegang polis sehingga harus membagi risikonya kepada perusahaan reasuransi.
Batas maksimum dari uang pertanggungan yang ditanggung oleh perusahan
asuransi disebut retensi. Penelitian ini bertujuan memperoleh nilai retensi optimal,
premi dasar reasuransi, dan premi reasuransi, serta pengaruh tingkat kepercayaan
dan safety loading factor terhadap parameter-parameter tersebut dengan cara
meminimumkan ukuran risiko WT-Measure. Ukuran risiko ini digunakan karena
bersifat koheren dan mempertimbangkan seluruh data. Studi kasus dilakukan pada
data besar klaim asuransi kendaraan bermotor asal Swedia pada tahun 1994-1998.
Berdasarkan maximum likelihood estimator, data dimodelkan dengan sebaran
lognormal yang memiliki parameter µ = 9.1049 dan s
2 = 2.6097. Hasil analisis
menunjukkan bahwa peningkatan tingkat kepercayaan menyebabkan nilai retensi
menurun, sehingga premi reasuransi meningkat. Sementara itu, kenaikan safety
loading factor membuat nilai retensi meningkat sehingga premi dasar mengecil.
Namun secara keseluruhan, total premi reasuransi yang dibayarkan asuradur tetap
semakin tinggi.
Collections
- UF - Actuaria [123]

