Show simple item record

dc.contributor.advisorWistara, I Ny. Jaya
dc.contributor.authorBudiono, Yostania Ariel
dc.date.accessioned2026-06-15T08:34:36Z
dc.date.available2026-06-15T08:34:36Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173425
dc.description.abstractJumlah sampah di Indonesia mencapai sekitar 18 juta ton pada tahun 2023, dengan sekitar 11,07% berupa sampah kertas dan karton. Studi ini menyelidiki peningkatan mutu lembaran campuran kertas daur ulang dengan eceng gondok sebagai serat primer. Eceng gondok merupakan spesies invasif dengan kandungan selulosa 43–65%. Proses daur ulang kertas HVS melibatkan perendaman selama dua hari dan proses pengecilan ukuran. Pulp eceng gondok disiapkan menggunakan larutan NaOH dengan AA 15% (4:1, l/w) pada suhu 170°C selama 90 menit. Berbagai rasio campuran eceng gondok (EG) dan kertas bekas (KB) diuji. Rasio yang digunakan adalah (EG:KB) 100:0, 70:30, 60:40, 50:50, 40:60, 30:70, dan 0:100. Kondisi kontrol, yakni EG 100%, memiliki indeks tarik dan retak tertinggi sebesar 39,90 Nm g?¹ dan 3,98 kPa m² g?¹. Secara keseluruhan, pencampuran seratserat meningkatkan nilai indeks tarik dan retak secara signifikan, meskipun tidak signifikan terhadap indeks sobek.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleSifat Mekanis Lembaran Pulp Campuran Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) dan Kertas HVS Bekasid
dc.title.alternativeMechanical Properties of Mixed Pulp from Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) and Recycled HVS Paper
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordpulp campuranid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record