| dc.description.abstract | Batang tembakau memiliki selulosa yang dapat dimanfaatkan sebagai absorben pada popok disposable. Riset ini bertujuan mengkarakterisasi nanoselulosa, mengoptimasi formulasi hidrogel NFS menggunakan PEG, serta mengevaluasi sifat-sifat fisik hidrogel NFS-PEG. Prosedur riset dimulai dengan sintesis nanofiber selulosa (NFS). Karakteristik NFS dilakukan pada uji X-Ray Diffraction, Fourier Transform Infrared Spectroscopy, dan Scanning Electron Microscopy. NFS dikopolimer dengan PEG dan hidrogel diuji stabilitas, biodegradabilitas, rasio swelling, dan analisis data. NFS memiliki indeks kristalinitas sebesar 72,06%, morfologi berbentuk batang dengan diameter serat 403 nm, gugus hidroksil pada selulosa batang tembakau terdeteksi pada bilangan gelombang 3354-3487 cm-1. Hasil uji stabilitas hidrogel menunjukkan bahwa F1 memiliki karakteristik yang paling stabil setelah penyimpanan variasi suhu yang berbeda. Hidrogel F1 memiliki rasio swelling sebesar 782,33% (b/b) dengan persentase biodegradasi 78,38% (b/b). Hidrogel Formula 1 (NFS 0,5%) memiliki daya serap baik pada uji swelling dan persentase biodegradasi tertinggi. | |