Perbandingan Kinerja Opsi Asia dan Opsi Vanilla pada Strategi Long Strangle
Date
2026Author
HENDARTRIANY, RAYNA NURRIZKY
Agustiani, Nur
Lesmana, Donny Citra
Metadata
Show full item recordAbstract
Volatilitas harga saham yang tinggi mencerminkan ketidakpastian pasar, sehingga diperlukan strategi perdagangan yang mampu memanfaatkan pergerakan harga secara optimal, salah satu strategi yang digunakan adalah opsi long strangle. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi long strangle dengan membandingkan nilai harapan profit, initial cost, peluang profit positif, dan variansi profit pada opsi Asia dan opsi vanilla tipe Eropa. Dengan data yang digunakan adalah harga penutupan harian saham ADMR periode 2 Januari 2024 hingga 30 Desember 2024.Harga opsi Asia dihitung menggunakan simulasi Monte Carlo, sedangkan opsi vanilla menggunakan model Black-Scholes-Merton. Hasil menunjukkan bahwa opsi Asia lebih efisien dari sisi biaya awal. Selain itu, opsi Asia memiliki variansi profit yang lebih rendah, mencerminkan tingkat risiko yang lebih terkendali dibandingkan opsi vanilla. Dengan demikian, strategi long strangle menggunakan opsi Asia lebih efektif bagi investor yang mengutamakan efisiensi biaya awal dan tingkat risiko yang lebih terkendali dalam menghadapi ketidakpastian pasar. High stock price volatility reflects market uncertainty, requiring trading strategies that can optimally capture price movements, one of which is the long strangle option strategy. This study aims to analyze the long strangle strategy by comparing expected profit, initial cost, probability of positive profit, and profit variance between Asian options and European-type vanilla options. The data used are the daily closing prices of ADMR stock from January 2, 2024 to December 30, 2024. Asian option prices are calculated using Monte Carlo simulation, while vanilla options are priced using the Black-Scholes-Merton model. The results show that Asian options are more efficient in terms of initial cost. In addition, Asian options exhibit lower profit variance, indicating a more controlled level of risk compared to vanilla options. Therefore, the long strangle strategy using Asian options is more effective for investors who prioritize initial cost efficiency and a more controlled level of risk in the face of market uncertainty.
Collections
- UT - Actuaria [82]

