IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Komposisi dan Distribusi Spasial Habitat Perkembangbiakan serta Deteksi Patogen pada Nyamuk dalam Kaitannya sebagai Vektor Penyakit pada Sapi Perah di Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (3.835Mb)
      Fulltext (3.866Mb)
      Lampiran (633.3Kb)
      Date
      2026
      Author
      Vernanda, Muhammad Israfii
      Kesumawati, Upik
      Soviana, Susi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kawasan Usaha Peternakan Sapi Perah (KUNAK) Bogor memiliki potensi tinggi terhadap transmisi penyakit tular nyamuk (mosquito-borne diseases) akibat interaksi antara ternak, peternak sebagai inang dan reservoir patogen di dalam lingkungan peternakan, serta lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis komposisi dan dominansi spesies, distribusi spasial habitat perkembangbiakan dan karakteristiknya, serta menganalisis potensi nyamuk sebagai vektor penyakit di lingkungan peternakan sapi perah KUNAK Bogor. Penelitian dilakukan sejak Mei September 2025 dengan metode survei lapangan melalui penangkapan nyamuk dewasa dan pengambilan larva nyamuk. Karakteristik habitat yang diamati meliputi aspek fisika, kimia, dan biologis, sedangkan analisis potensi nyamuk sebagai vektor dilakukan dengan mendeteksi arbovirus menggunakan metode RT-PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies nyamuk dominan yang ditemukan termasuk ke dalam genus Aedes, Culex, Anopheles, dan Armigeres, yang berpotensi sebagai vektor penyakit pada hewan dan manusia, dengan Cx. tritaeniorhynchus (57.40%) sebagai spesies paling dominan. Distribusi spasial habitat perkembangbiakan nyamuk tersebar luas di lingkungan peternakan dengan penemuan habitat positif larva nyamuk sebanyak 2–8 habitat per bulan. Wadah buatan merupakan habitat yang paling dominan (39,29%) dan memiliki kepadatan larva tertinggi, sedangkan habitat alami seperti kolam, kubangan, dan kobakan memiliki keanekaragaman spesies yang lebih tinggi. Faktor lingkungan seperti luas, kedalaman, suhu, pH, salinitas, tanaman air, dan predator larva memengaruhi keberadaan dan kelimpahan larva nyamuk. Hasil analisis potensi nyamuk sebagai vektor penyakit menunjukkan bahwa seluruh sampel nyamuk negatif terhadap arbovirus (Flavivirus, Alphavirus, dan Phlebovirus). Meskipun demikian, keberadaan nyamuk beserta habitat perkembangbiakannya yang melimpah tetap menunjukkan potensi risiko penularan penyakit di lingkungan peternakan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173398
      Collections
      • MT - Veterinary Science [980]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository