Karakteristik Bibit Tanaman Uwi Ungu (Dioscorea alata L.) dan Gembili (Dioscorea esculenta L.) Asal berbagai Potongan Umbi
Abstract
LINTANG PUTRATAMA. Karakteristik Bibit Tanaman Uwi Ungu (Dioscorea
alata L.) dan Gembili (Dioscorea esculenta L.) Asal berbagai Potongan Umbi.
Dibimbing oleh EDI SANTOSA.
Uwi ungu (Dioscorea alata L.) dan gembili (Dioscorea esculenta L.)
merupakan tanaman umbi yang berpotensi sebagai sumber pangan alternatif karena
kandungan karbohidratnya tinggi dan mampu tumbuh pada berbagai kondisi
lingkungan. Perbanyakan tanaman uwi umumnya menggunakan umbi, namun
penggunaan umbi utuh memerlukan bahan tanam yang cukup banyak sehingga
kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh ukuran potongan umbi
yang efektif untuk perbanyakan bibit uwi ungu dan gembili. Penelitian
dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikarawang, Departemen Agronomi dan
Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB University pada bulan Oktober–Desember
2025 menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan tiga
ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi umbi 100 g, potongan umbi bagian ujung
50 g, potongan umbi bagian ujung 25 g, potongan umbi bagian ujung 15 g, dan
potongan umbi bagian tengah 15 g. Peubah yang diamati meliputi persentase
tumbuh, jumlah tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, serta bobot basah dan bobot
kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran potongan umbi
berpengaruh nyata terhadap sebagian besar peubah pertumbuhan pada uwi ungu
dan gembili. Umbi 100 g menghasilkan pertumbuhan dan akumulasi biomassa
tertinggi, sedangkan potongan umbi bagian ujung 50 g menunjukkan pertumbuhan
yang relatif baik dan tidak berbeda nyata pada beberapa peubah. Potongan umbi
berukuran kecil (15 g) menghasilkan pertumbuhan yang lebih rendah. Perlakuan
ukuran potongan umbi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas. Pemotongan
umbi dapat menjadi cara perbanyakan cepat pada uwi ungu dan gembili. LINTANG PUTRATAMA. Characteristics of Purple Yam (Dioscorea alata L.) and
Lesser Yam (Dioscorea esculenta L.) Plant Seeds from Various Tuber Pieces.
Supervised by EDI SANTOSA.
Purple yam (Dioscorea alata L.) and lesser yam (Dioscorea esculenta L.) are
tuber crops that have potential as alternative food sources due to their high
carbohydrate content and adaptability to various environmental conditions. Yam
propagation is generally carried out using tubers; however, the use of whole tubers
requires a large amount of planting material and is therefore less efficient. This
research aimed to determine the effective tuber cutting size for the propagation of
purple yam and lesser yam. The experiment was conducted at the Cikarawang
Experimental Field, Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of
Agriculture, IPB University, from October to December 2025. The study used a
Randomized Complete Block Design (RCBD) with three replications. The treatments
consisted of whole tubers (100 g), apical tuber cuttings (50 g), apical tuber cuttings
(25 g), apical tuber cuttings (15 g), and middle tuber cuttings (15 g). The observed
variables included budding percentage, number of shoots, plant height, number of
leaves, and fresh and dry weights of the plant. The results showed that tuber cutting
size significantly affected most growth variables irrespective yam species. Tubers of
100 g produced the highest growth and biomass accumulation, while apical tuber
cuttings of 50 g showed relatively good growth and were not significantly different in
several parameters. Smaller tuber cuttings (15 g) resulted in the lowest growth. Tuber
cutting size irrespective size and origin did not significantly affect the number of
shoots. Tuber cutting can be a method of rapid propagation for purple yam and lesser
yam.

