Econometric Learning pada Model ARDL Teregularisasi untuk Peramalan Harga Beras Kalimantan
Abstract
Pemantauan harga beras di Kalimantan memerlukan pendekatan yang rinci
karena pergerakan harga dapat berbeda antarpasar, kualitas beras, dan horizon
peramalan. Penelitian ini menganalisis dominasi level informasi dalam model
terbaik, mengevaluasi akurasi peramalan, dan menyusun kerangka peringatan dini
harga beras Kalimantan. Data yang digunakan berupa harga beras harian pada 12
pasar, 6 kualitas beras, serta horizon 1, 5, 10, dan 22 hari kerja. Model AR dan
ARDL teregularisasi dibandingkan melalui mekanisme horse race dengan evaluasi
pseudo out-of-sample. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu
model yang unggul pada seluruh kondisi. Riwayat harga sendiri lebih dominan pada
horizon pendek, sedangkan informasi dari pasar yang lebih luas semakin relevan
pada horizon panjang. Evaluasi RMSE menunjukkan akurasi menurun ketika
horizon semakin panjang. Temuan ini mendukung kerangka early warning system
yang spesifik menurut pasar, kualitas beras, dan horizon peramalan. Rice price monitoring in Kalimantan requires a granular approach because
price movements may differ across markets, rice quality levels, and forecasting
horizons. This study analyzes the dominance of information levels in the best-
performing models, evaluates forecasting accuracy, and develops an early warning
framework for rice prices in Kalimantan. The data consist of daily rice prices from
12 markets, 6 rice quality levels, and forecasting horizons of 1, 5, 10, and 22
working days. Regularized AR and ARDL models are compared through a horse
race mechanism using pseudo out-of-sample evaluation. The results show that no
single model performs best across all conditions. Own price history is more
dominant at short horizons, while broader market information becomes more
relevant at longer horizons. The RMSE evaluation indicates that forecasting
accuracy declines as the horizon becomes longer. These findings support an early
warning system framework that is specific to each market, rice quality level, and
forecasting horizon.

