Show simple item record

dc.contributor.advisorNoviana, Deni
dc.contributor.advisorMaylina, Leni
dc.contributor.authorKrismaningrum, Heppy Fani
dc.date.accessioned2026-06-09T07:06:22Z
dc.date.available2026-06-09T07:06:22Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173306
dc.description.abstractPenggunaan anestesi pada kucing sering diperlukan untuk mendukung prosedur diagnostik kardiologi karena dapat mengurangi stres dan pergerakan selama pemeriksaan. Kombinasi tiletamin - zolazepam dikenal memberikan anestesi yang stabil pada kucing, namun pengaruhnya terhadap fungsi jantung berdasarkan ekokardiografi dan elektrokardiografi masih perlu dipahami lebih jelas. Perbedaan respons antara kucing domestik jantan dan betina steril juga menjadi pertimbangan penting dalam evaluasi kardiovaskular selama anestesi. Sebanyak tujuh belas kucing domestik sehat yang telah disterilisasi terdiri atas enam jantan dan sebelas betina digunakan sebagai subjek dilakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah pemberian anestesi kombinasi tiletamin - zolazepam. Pemeriksaan ekokardiografi dilakukan menggunakan metode M-mode untuk menilai variabel struktur dan fungsi jantung sebelum serta sesudah pemberian anestesi. Pemeriksaan elektrokardiografi digunakan untuk mengevaluasi aktivitas listrik jantung. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian anestesi kombinasi tiletamin - zolazepam menyebabkan penurunan yang bermakna secara statistik pada variabel fungsi sistolik jantung, meliputi stroke volume (SV), ejection fraction (EF), fractional shortening (FS) dan cardiac output (CO) (p < 0,05). Terdapat peningkatan signifikan pada variabel left ventricular posterior wall diastole (LVPWd), sementara sebagian besar variabel struktural lainnya tidak menunjukkan perubahan yang bermakna. Hasil elektrokardiografi menunjukkan bahwa mayoritas variabel tetap stabil, namun terjadi peningkatan signifikan pada amplitudo gelombang Q serta pemanjangan interval QT (p < 0,05). Berdasarkan perbandingan jenis kelamin, parameter ekokardiografi ditemukan adanya perbedaan pada beberapa variabel ekokardiografi sebelum anestesi. Pada variabel struktural dan fungsi jantung yang cenderung lebih tinggi pada kucing jantan. Namun, setelah pemberian anestesi, perbedaan struktur dan fungsi jantung antara kucing domestik jantan dan betina steril menjadi berkurang. Berdasarkan parameter elektrokardiografi, tidak terjadi perbedaan signifikan pada jenis kelamin sebelum dan setelah anestesi. Secara keseluruhan, pemberian anestesi kombinasi tiletamin - zolazepam memberikan efek depresan terhadap fungsi sistolik jantung serta memengaruhi aktivitas elektrofisiologis ventrikel, meskipun perubahan tersebut masih berada dalam batas fisiologis pada kucing sehat. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan fungsi kardiovaskular selama prosedur anestesi, terutama pada pasien dengan risiko gangguan jantung.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Anestesi terhadap Fungsi Jantung Kucing Domestik Steril melalui Gambaran Ekokardiografi Dan Elektrokardiografiid
dc.title.alternativeEffect of Anesthesia on Cardiac Function in sterilized Domestic Cats Based on Echocardiographic and Electrocardiographic Findings
dc.typeTesis
dc.subject.keywordekokardiografiid
dc.subject.keywordelektrokardiografiid
dc.subject.keywordfungsi kardiovaskularid
dc.subject.keywordkucing domestikid
dc.subject.keywordtiletamin–zolazepamid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record