Pengaruh Anestesi terhadap Fungsi Jantung Kucing Domestik Steril melalui Gambaran Ekokardiografi Dan Elektrokardiografi
Date
2026Author
Krismaningrum, Heppy Fani
Noviana, Deni
Maylina, Leni
Metadata
Show full item recordAbstract
Penggunaan anestesi pada kucing sering diperlukan untuk mendukung
prosedur diagnostik kardiologi karena dapat mengurangi stres dan pergerakan
selama pemeriksaan. Kombinasi tiletamin - zolazepam dikenal memberikan
anestesi yang stabil pada kucing, namun pengaruhnya terhadap fungsi jantung
berdasarkan ekokardiografi dan elektrokardiografi masih perlu dipahami lebih
jelas. Perbedaan respons antara kucing domestik jantan dan betina steril juga
menjadi pertimbangan penting dalam evaluasi kardiovaskular selama anestesi.
Sebanyak tujuh belas kucing domestik sehat yang telah disterilisasi terdiri
atas enam jantan dan sebelas betina digunakan sebagai subjek dilakukan
pemeriksaan sebelum dan sesudah pemberian anestesi kombinasi tiletamin -
zolazepam. Pemeriksaan ekokardiografi dilakukan menggunakan metode M-mode
untuk menilai variabel struktur dan fungsi jantung sebelum serta sesudah pemberian
anestesi. Pemeriksaan elektrokardiografi digunakan untuk mengevaluasi aktivitas
listrik jantung.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian anestesi kombinasi tiletamin
- zolazepam menyebabkan penurunan yang bermakna secara statistik pada variabel
fungsi sistolik jantung, meliputi stroke volume (SV), ejection fraction (EF),
fractional shortening (FS) dan cardiac output (CO) (p < 0,05). Terdapat
peningkatan signifikan pada variabel left ventricular posterior wall diastole
(LVPWd), sementara sebagian besar variabel struktural lainnya tidak menunjukkan
perubahan yang bermakna. Hasil elektrokardiografi menunjukkan bahwa mayoritas
variabel tetap stabil, namun terjadi peningkatan signifikan pada amplitudo
gelombang Q serta pemanjangan interval QT (p < 0,05).
Berdasarkan perbandingan jenis kelamin, parameter ekokardiografi
ditemukan adanya perbedaan pada beberapa variabel ekokardiografi sebelum
anestesi. Pada variabel struktural dan fungsi jantung yang cenderung lebih tinggi
pada kucing jantan. Namun, setelah pemberian anestesi, perbedaan struktur dan
fungsi jantung antara kucing domestik jantan dan betina steril menjadi berkurang.
Berdasarkan parameter elektrokardiografi, tidak terjadi perbedaan signifikan pada
jenis kelamin sebelum dan setelah anestesi.
Secara keseluruhan, pemberian anestesi kombinasi tiletamin - zolazepam
memberikan efek depresan terhadap fungsi sistolik jantung serta memengaruhi
aktivitas elektrofisiologis ventrikel, meskipun perubahan tersebut masih berada
dalam batas fisiologis pada kucing sehat. Temuan ini menegaskan pentingnya
pemantauan fungsi kardiovaskular selama prosedur anestesi, terutama pada pasien
dengan risiko gangguan jantung.
Collections
- MT - Veterinary Science [979]

