Akumulasi Merkuri (Hg) pada Ikan Kerapu Coklat (Epinephelus merra) dan Risiko Mengonsumsinya di Perairan Ternate, Maluku Utara
Date
2026Author
Cholida, Aisyah Syifa'ul
Riani, Etty
Afif, Muhammad Irfan
Metadata
Show full item recordAbstract
Merkuri (Hg) merupakan logam berat berbahaya yang dapat terakumulasi dalam jaringan biota melalui proses bioakumulasi dan biomagnifikasi, sehingga pemantauan konsentrasi pada ikan konsumsi menjadi prioritas keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi merkuri pada daging ikan kerapu coklat (Epinephelus merra) di Perairan Ternate, Maluku Utara, serta mengevaluasi kesesuaian dengan baku mutu nasional dan internasional. Pengambilan contoh dilakukan pada Juli 2025 di tiga stasiun pengamatan, dengan analisis konsentrasi merkuri menggunakan metode Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS). Konsentrasi merkuri pada daging E. merra berkisar antara 0,20-0,26 mg/kg berat basah. Semua nilai berada di bawah ambang batas baku mutu yang ditetapkan. Nilai BCF rata-rata sebesar 598,89 tergolong kategori sedang dan memiliki potensi risiko kesehatan non-karsinogenik jangka panjang. Studi ini menegaskan perlunya pemantauan berkala kadar merkuri pada biota laut di Perairan Ternate sebagai dasar kebijakan keamanan pangan.

