Simpanan Karbon pada Tegakan Rubroshorea selanica Berdasarkan Sumber Bibit di Hutan Penelitian Gunung Dahu, Bogor
Date
2026Author
BANESTIA, MAHARANI PUTRI
Pamoengkas, Prijanto
Adinugroho, Wahyu Catur
Metadata
Show full item recordAbstract
Pemanasan global akibat peningkatan emisi gas rumah kaca mendorong
perlunya upaya mitigasi melalui pengelolaan hutan sebagai penyerap karbon.
Penelitian ini bertujuan menganalisis biomassa dan simpanan karbon pada tegakan
Rubroshorea selanica berdasarkan perbedaan sumber bibit di Hutan Penelitian
Gunung Dahu, Bogor. Penelitian menggunakan metode purposive sampling pada
plot berjarak tanam 2×2 m. Pendugaan biomassa dilakukan secara non-destruktif
menggunakan persamaan alometrik, sedangkan tumbuhan bawah dan serasah
dianalisis secara destruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa dan
simpanan karbon pada kedua sumber bibit tergolong tinggi dan didominasi oleh
komponen aboveground. Tegakan dari stek memiliki nilai simpanan karbon
(112,13 tonC/ha) lebih tinggi dibandingkan seed (82,52 tonC/ha) namun
perbedaannya tidak signifikan secara statistik. Analisis menunjukkan kerapatan
tajuk berpengaruh positif dan signifikan. Faktor kelerengan menunjukkan
hubungan negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan. Dengan demikian,
simpanan karbon pada tegakan Rubroshorea selanica (D.C) lebih dipengaruhi oleh
struktur tegakan seperti diameter dan kerapatan dibandingkan sumber bibit,
sehingga Hutan Penelitian Gunung Dahu memiliki potensi tinggi sebagai simpanan
karbon dalam mitigasi perubahan iklim. Global warming caused by increasing greenhouse gas emissions necessitates
mitigation efforts through forest management as a carbon sink. This study aims to
analyze biomass and carbon stocks of Rubroshorea selanica stands based on
different planting materials in the Gunung Dahu Research Forest, Bogor. The
research was conducted using purposive sampling on plots with 2×2 m spacing.
Biomass was estimated using non-destructive allometric equations, while
understory vegetation and litter were measured destructively. The results show that
biomass and carbon stocks from both planting sources are high and dominated by
aboveground components. Stands from cuttings have higher carbon stock (112,13
tonC/ha) than seeds (82,52 tonC/ha), although the difference is not statistically
significant. Analysis indicates that canopy density shows a positive and significant.
Slope shows a very weak and non-significant negative relationship. Therefore,
carbon storage in Rubroshorea selanica (D.C) stands is more influenced by stand
structure such as diameter and density rather than planting source, highlighting
the high potential of stock carbon the Gunung Dahu Research Forest for climate
change mitigation.
Collections
- UT - Silviculture [1464]

