Pengaruh Aplikasi Pupuk Majemuk (NPK 15-15-15 + B + S + Asam Humat) terhadap Pertumbuhan dan Komponen Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.).
Abstract
M YUSUF PALLAWA. Pengaruh Aplikasi Pupuk Majemuk (NPK 15-15-15 + B + S + Asam Humat) terhadap Pertumbuhan dan Komponen Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.). Dibimbing oleh HENI PURNAMAWATI
Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt L.) merupakan komoditas pertanian yang berpotensi dikembangkan di wilayah tropis seperti Indonesia, namun peningkatan kebutuhan setiap tahun menuntut upaya peningkatan produktivitas. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu melalui pemupukan yang menyediakan unsur hara makro dan mikro, termasuk boron, sulfur, serta asam humat yang berperan dalam mendukung pertumbuhan vegetatif dan pembentukan tongkol. Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis pupuk (NPK 15-15-15 + B + S + Asam humat) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober 2024 hingga Januari 2025 di Kebun Percobaan IPB Sindangbarang, Kota Bogor, Jawa Barat pada ketinggian ±250 mdpl. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal dengan enam taraf dosis pupuk NPK 15-15-15 + B + S + Asam humat (NPK uji) dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemupukan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap karakter pertumbuhan jagung manis meliputi tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun pada umur 4–8 MST, serta memberikan pengaruh sangat nyata terhadap komponen hasil seperti panjang tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, produksi per petak, dan dugaan produktivitas. Tidak berpengaruh nyata pada diameter tongkol. Perlakuan P5 (1,5 NPK uji) memberikan hasil terbaik dengan peningkatan produktivitas 1,04 kali lebih tinggi dibandingkan perlakuan NPK standar (P1) terhadap kontrol (P0), serta nilai EAR tertinggi (104,66%) dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, dosis terbaik yang direkomendasikan adalah 1,5 NPK 15-15-15 + B + S + Asam humat (720 kg ha?¹) dengan tambahan 210 kg ha?¹ urea dan 120 kg ha?¹ KCl.
Kata kunci: asam humat, boron, efisiensi hara, produktivitas, sulfur

