| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan menganalisis volatilitas harga ekspor profile wood
Indonesia periode 2010–2024 serta menentukan model terbaik dalam
memodelkannya. Data yang digunakan berupa data runtun waktu bulanan dan
dianalisis menggunakan model ARCH, GARCH, dan TGARCH. Hasil
menunjukkan bahwa data mengandung heteroskedastisitas dan fenomena volatility
clustering, dimana periode volatilitas tinggi cenderung diikuti periode volatilitas
tinggi lainnya. Model GARCH (1,1) terbukti paling baik karena mampu menangkap
persistensi volatilitas dan memenuhi kondisi stasioneritas. Model TGARCH
menunjukkan adanya efek asimetris, dimana shock negatif memberikan dampak
lebih besar dibandingkan shock positif terhadap volatilitas. Fluktuasi harga
dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal, seperti permintaan global, nilai tukar,
kondisi ekonomi, bahan baku, dan kebijakan pemerintah. Lonjakan volatilitas pada
periode 2021–2022 mencerminkan dampak gangguan eksternal seperti pandemi
COVID-19. Kondisi ini meningkatkan ketidakpastian, risiko usaha, serta
memengaruhi stabilitas devisa dan daya saing ekspor Indonesia. | |