Pengaruh Seed Coating dan Penyemprotan Daun dengan Mikronutrien Si, Se, dan Zn terhadap Pertumbuhan Tanaman, Produksi, dan Mutu Benih Jagung (Zea mays L.)
Date
2026Author
Alfareza, Justin Farel
Ilyas, Satriyas
Suhartanto, M. Rahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Penurunan produktivitas jagung di Indonesia berkaitan erat dengan
keterbatasan ketersediaan unsur hara mikro yang berperan penting dalam
pembentukan hasil dan mutu benih. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh seed
coating dan pemupukan daun menggunakan mikronutrien silikon (Si), selenium
(Se), dan seng (Zn) terhadap pertumbuhan, produksi, dan mutu fisiologis benih
jagung (Zea mays L.). Percobaan dilaksanakan di Kebun Percobaan Leuwikopo dan
Laboratorium Penyimpanan dan Pengujian Mutu Benih IPB menggunakan
rancangan kelompok lengkap teracak pola petak terbagi. Perlakuan pemupukan
daun sebagai petak utama terdiri atas tiga taraf konsentrasi, yakni P0 (tanpa
pemupukan daun), P1 (pemupukan daun konsentrasi 2 ml/l), P2 (pemupukan daun
konsentrasi 4 ml/l). Perlakuan seed coating sebagai anak petak, terdiri atas dua taraf,
S0 (tanpa seed coating), S1 (aplikasi seed coating), dengan empat ulangan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa perlakuan seed coating sebagai faktor tunggal
meningkatkan parameter pertumbuhan vegetatif, seperti tinggi tanaman dan jumlah
daun, pada minggu pengamatan tertentu. Sebaliknya, perlakuan pemupukan daun
tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter tersebut. Aplikasi seed
coating dan pemupukan daun dengan mikronutrien Si, Se, dan Zn pada penelitian
ini tidak berpengaruh nyata terhadap parameter hasil produksi maupun mutu
fisiologis benih jagung. Respons interaksi nyata hanya terdeteksi pada bobot 1000
butir benih, yang mengindikasikan benih yang dilapisi dengan mikronutrien hanya
memerlukan pemupukan daun dengan konsentrasi yang lebih rendah (P1)
dibandingkan benih yang tidak dilapisi mikronutrien. Declining maize productivity in Indonesia is closely linked to micronutrient
deficiencies that impact seed yield and quality. This study evaluated the effects of
seed coating and foliar fertilization using silicon (Si), selenium (Se), and zinc (Zn)
on growth, seed yield, and physiological seed quality of maize (Zea mays L.). The
experiment was conducted at the Leuwikopo Experimental Field and the Seed
Storage and Testing Laboratory of IPB University using a split-plot randomized
complete block design. Foliar fertilization treatment, as the main plot, consisted of
three concentration levels: P0 (without foliar fertilization), P1 (foliar fertilization
at 2 ml/liter), and P2 (foliar fertilization at 4 ml/liter). The seed coating treatment
was used as a subplot, consisting of two levels, S0 (without seed coating) and S1
(seed coating application), with four replications. The results of the study showed
that seed coating treatment as a single factor increased vegetative growth
parameters, such as plant height and leaf number, during specific observation
weeks. In contrast, foliar fertilization treatment did not show significant effects on
these parameters. The application of seed coating and foliar fertilization with
micronutrients (Si, Se, and Zn) in this study did not significantly affect yield
parameters or the physiological quality of maize seeds. A significant interaction
response was detected at 1000 seed weights, indicating that micronutrient-coated
seeds required foliar fertilization at a lower concentration (P1) than non-coated
seeds.

