Kekuatan Putus dan Kemuluran Benang Rami dengan Pelapis Ter sebagai Alternatif Bahan Ramah Lingkungan
Date
2026Author
Azzara, Nabilla Azah
Komarudin, Didin
Imron, Mohammad
Metadata
Show full item recordAbstract
Fenomena ghost fishing yang disebabkan oleh alat tangkap berbahan sintetis
yang sulit terdegradasi mendorong perlunya pengembangan material alat
penangkapan ikan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan
sifat fisik dan sifat mekanik tali rami yang dilapisi ter serta menentukan pengaruh
perendaman pada ekosistem air tawar terhadap umur teknis tali rami berlapis ter.
Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2025 di
Laboratorium Alat Penangkapan Ikan dan Laboratorium Terpadu, Departemen
Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Institut Pertanian Bogor. Spesimen tali rami
berdiameter 3 mm dilapisi larutan ter melalui proses perendaman selama 24 jam,
kemudian dikeringkan selama empat minggu. Pengujian sifat mekanik dilakukan
menggunakan Universal Testing Machine (UTM) berdasarkan SNI ISO
1805:2010, sedangkan analisis data menggunakan uji ANOVA dan regresi linier
sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelapisan ter meningkatkan
kekuatan putus tali rami sebesar 15,78% yang semula dari 16,29 kgf menjadi
18,86 kgf dan tegangan sebesar 15,38% yang semula dari 0,65 kgf/tex menjadi
0,75 kgf/tex, namun menurunkan kemuluran sebesar 47,51% yang semula dari
8,44% menjadi 4,43%. Pelapisan ter juga mampu mengurangi laju degradasi
kekuatan putus sebesar 10,80%, kemuluran 29,35%, diameter 1,76% dan laju
degradasi berat tali sebesar 11,60% setelah perendaman 10 minggu pada
ekosistem air tawar. Tali rami berlapis ter berpotensi diaplikasikan sebagai bahan
pengganti tali sintetis pada komponen alat penangkapan ikan sebagai upaya
pencegahan fenomena ghost fishing di perairan Indonesia.

