Paradox of Sustainability Dalam EUDR: Kompleksitas Ekonomi, Emisi, dan Deforestasi di Like-minded Countries
Abstract
Penelitian ini menganalisis dampak European Union Deforestation Regulation
(EUDR) terhadap Like-minded Countries (LMCs) dalam konteks keberlanjutan
lingkungan dan mutual benefit perdagangan global. Implementasi EUDR akan
efektif pada 2026-2027 mewajibkan ekspor ke Uni Eropa berasal dari rantai pasok
bebas deforestasi. Meski bertujuan mendukung transisi hijau, kebijakan ini
mencerminkan Paradox of Sustainability karena merugikan negara berkembang
secara struktural. Penelitian menggunakan metode campuran melalui kualitatif dan
ekonometrika dalam kerangka Modified Environmental Kuznets Curve dengan
Economic Complexity Index (ECI). Hasil menunjukkan struktur produksi LMCs
masih didominasi dirty complexity, sehingga transformasi hijau belum optimal.
EUDR juga merefleksikan praktik Green Imperialisme yang memperkuat
ketimpangan ekologis. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif berbasis
keadilan ekologis melalui kompensasi, insentif hijau, serta dukungan transformasi
struktural berkelanjutan.

