PROGRAM MBG: Gizi, Ekonomi dan SDM
View/ Open
Date
2026Author
Khomsan, Ali
Khuzaimah, Ummi
Miranda, Vanesha
Ginting, Riska Mayang S
Metadata
Show full item recordAbstract
Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling
utama. Bung Karno mengatakan, “Pangan merupakan soal matihidupnya suatu bangsa. Apabila kebutuhan pangan rakyat tidak
dipenuhi, maka malapetaka. Oleh karena itu, perlu usaha secara
besar-besaran, radikal, dan revolusioner’’.
Negara berkewajiban untuk mewujudkan ketersediaan,
keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan. Setiap manusia
berhak untuk memperoleh pangan yang aman, bermutu, bergizi,
dan menyehatkan. Kebutuhan pangan senantiasa meningkat,
seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan membaiknya
kesejahteraan. Konsep Malthus menyebutkan bahwa pertumbuhan
pangan bagai deret hitung, sedangkan pertumbuhan penduduk
bagai deret ukur.
Ketahanan pangan dapat dicapai dengan swasembada
pangan. Negara-negara yang memiliki swasembada pangan, di
antaranya, adalah Amerika, Kanada, dan Australia. Negara-negara
tersebut memiliki kapasitas ketahanan pangan yang kuat, kondisi
pangan negaranya ideal, serta mampu berswasembada pangan.
Sementara Jepang dan Singapura termasuk negara-negara yang
tidak berswasembada pangan tetapi memiliki fondasi ketahanan
pangan yang jauh lebih kuat dari negara-negara seperti Indonesia,
Filipina dan Myanmar. ...

