Show simple item record

dc.contributor.advisorPurbayanto, Ari
dc.contributor.advisorRiyanto, Mochammad
dc.contributor.authorPutra, Renanda Kharenza
dc.date.accessioned2026-02-27T00:36:15Z
dc.date.available2026-02-27T00:36:15Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172776
dc.description.abstractSampah laut merupakan salah satu masalah lingkungan global yang dapat mengancam ekosistem laut. Salah satu sumber polusi sampah laut yaitu kegiatan operasional penangkapan ikan. Kapal-kapal perikanan skala kecil berkontribusi signifikan terhadap pencemaran laut. Penelitian ini berfokus pada kapal perikanan Jaring Tarik Berkantong (JTK) ukuran 10–30 GT yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong. Armada kapal JTK merupakan kapal yang paling banyak digunakan dibanding kapal dengan alat tangkap lainnya di PPN Brondong. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi jumlah sampah yang dihasilkan dari operasional kapal JTK serta merekomendasikan upaya pengelolaannya di PPN Brondong. Penelitian dilakukan dengan metode survei dan wawancara langsung terhadap nelayan JTK di PPN Brondong. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan gap analysis. Hasil penelitian menunjukkan sampah yang dihasilkan oleh kapal JTK dalam satu hari trip ratarata sebanyak 2,45 kg, atau 73,36 kg dalam satu bulan, dan 880,29 kg dalam satu tahun. Upaya pengelolaan sampah laut yang dapat dilakukan di lingkungan pelabuhan adalah penyuluhan bagi awak kapal perikanan terkait dengan penanganan sampah dari kapal, pengadaan dan penambahan beberapa fasilitas pencegahan pencemaran yang kurang untuk penanganan sampah, serta monitoring oleh pihak pelabuhan dalam pengecekan teknis kapal sebelum berangkat melaut untuk mengecek kondisi dan kapasitas fasilitas penampungan di atas kapal.
dc.description.abstractMarine litter is one of the global environmental problems that can threaten marine ecosystems. One source of marine litter pollution is fishing boats activities. Small-scale fishing boats contribute significantly to marine pollution. This study focuses on 10–30 GT seine net fishing boats at the Brondong Archipelagic Fishing Port (BAFP). The purse seine boats are mostly used at the BAFP. This study aims to estimate the amount of litter generated from the seine fishing boat operations and its recommended management efforts at BAFP. The study was conducted using surveys and direct interviews to the seine net fisher at BAFP. The method used were descriptive and gap analysis. The results of the study show that the estimated litter generated by the seine net boats in one day trip averages 2.45 kg, or 73.36 kg per month, and 880.29 kg per year. Management efforts that can be carried out in the port environment include an extension program for fishers regarding litter pollution management, provision several less facilities for handling litter on the boat, and monitoring by the port authorities in technical checks of boats before they leave port to check the condition and capacity of disposal facilities on board.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEstimasi Sampah Operasional dan Pengelolaannya pada Kapal Jaring Tarik Berkantong di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondongid
dc.title.alternativeEstimation of Operational Waste and Its Management on the Seine Net Boats at Brondong Archipelagic Fishing Port
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordjaring tarik berkantongid
dc.subject.keywordPPN Brondongid
dc.subject.keywordsampah lautid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record