Pengaruh Pemberian PGPR terhadap Produktivitas dan Kandungan Nutrisi Pakan Biomassa Sorgum Harapan IPB NS2-111 dan NS2-140
Date
2026Author
Fazriah, Aurelia Nur
Junaedi, Ahmad
Soewondo, Panca Dewi Manu Hara Karti
Metadata
Show full item recordAbstract
Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) berpotensi dikembangkan sebagai hijauan pakan karena adaptif di beragam lingkungan dan mampu menghasilkan biomassa tinggi; penelitian ini mengevaluasi pengaruh aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) melalui perendaman benih (menggunakan produk Rhizomax berbahan aktif Rhizobium sp., Bacillus polymyxa, dan Pseudomonas fluorescens) serta perbedaan genotipe terhadap produktivitas biomassa dan kualitas nutrisi hijauan sorgum. Percobaan dilaksanakan Mei–Juli 2025 di Kebun Percobaan Sawah Baru, Dramaga, Bogor, dan analisis nutrisi dilakukan di Laboratorium Animal Logistics Indonesia Netherlands (ALIN), IPB, dengan rancangan RKLT faktorial dua faktor: PGPR (kontrol vs perendaman) dan genotipe (NS2-111, NS2-140, Samurai 1) dengan tiga ulangan; parameter meliputi karakter vegetatif, kadar kemanisan batang (°brix), bobot segar-kering, rasio biomassa batang:daun, komposisi proksimat, serta produktivitas nutrien. Hasil menunjukkan aplikasi PGPR tidak berpengaruh nyata pada sebagian besar peubah, sedangkan genotipe berpengaruh nyata terutama pada bobot segar-kering malai dan mutu nutrisi hijauan. Galur NS2-111 cenderung lebih seimbang pada kandungan bahan kering dan protein kasar. Faktor genotipe lebih dominan daripada aplikasi PGPR dalam menentukan produktivitas serta kualitas nutrisi hijauan sorgum sebagai pakan ternak.
