Show simple item record

dc.contributor.advisorBasuni, Sambas
dc.contributor.authorWazni, Titis Anggita
dc.date.accessioned2026-01-09T06:48:43Z
dc.date.available2026-01-09T06:48:43Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172037
dc.description.abstractKonflik manusia-gajah sumatera (KMG) merupakan interaksi negatif yang berdampak secara sosial dan ekologis. Di Bentang Alam Bukit Tigapuluh (BABT) Provinsi Jambi, KMG terjadi karena pergerakan gajah untuk mencari pakan alternatif di Area Penggunaan Lain (APL) akibat terjadinya perambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan stakeholder dalam upaya mitigasi KMG serta mengidentifikasi dampak sosial dan ekologi dari KMG. Pendekatan dan metode penelitian menggunakan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima stakeholder yang berperan kunci (Key Player) dan dua stakeholder lainnya berperan sebagai Subjek. Penelitian ini juga menemukan bahwa terdapat tingkat penerimaan, toleransi, dan kesadaran masyarakat yang cukup tinggi dalam menghadapi kondisi KMG, walaupun mereka menghadapi tekanan psikologis dan gangguan pada aktivitas sosial-ekonominya. Hal ini mencerminkan bahwa meskipun konflik menimbulkan kerugian, masyarakat tetap berupaya beradaptasi dengan situasi KMG sehingga perlu didukung oleh intervensi kebijakan mitigasi KMG secara tepat serta peran aktif berbagai stakeholder.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenilaian Dampak Sosio-Ekologis Dalam Mitigasi Konflik Manusia- Gajah Sumatera di Bentang Alam Bukit Tigapuluhid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbukit tigapuluhid
dc.subject.keyworddampak sosial ekologiid
dc.subject.keywordgajah sumateraid
dc.subject.keywordstakeholderid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record