Show simple item record

dc.contributor.advisorAtmadipoera, Agus Saleh
dc.contributor.advisorDamar, Ario
dc.contributor.advisorSuteja, Yulianto
dc.contributor.authorSiregar, Dodi Fanhalen
dc.date.accessioned2026-01-06T12:01:26Z
dc.date.available2026-01-06T12:01:26Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171984
dc.description.abstractSirkulasi laut memiliki peran penting dalam mengontrol pergerakan dan akumulasi partikel di lingkungan perairan, termasuk mikroplastik. Aktivitas antropogenik seperti perikanan, pelayaran, dan pembuangan limbah dari daratan berpotensi menjadi sumber utama masuknya partikel plastik ke laut. Mikroplastik yang berasal dari berbagai aktivitas manusia tersebut dapat terbawa arus laut dan mengendap di dasar laut, sehingga memengaruhi kondisi ekosistem sedimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sirkulasi laut di perairan Natuna bagian dasar melalui pendekatan pemodelan numerik, menentukan kelimpahan, persebaran, serta karakteristik mikroplastik berdasarkan bentuk, ukuran, dan warna, serta menganalisis hubungan antara pola arus dengan distribusi dan karakteristik mikroplastik pada sedimen Laut Natuna. Sampel yang didapat adalah sedimen Laut Natuna pada bulan Maret 2024. Tahapan penelitian ini meliputi analisis pola sirkulasi arus laut dan ekstraksi mikroplastik meliputi identifikasi mikroplastik baik bentuk, ukuran dan warna. Ekstraksi mikroplastik dilakukan dengan penambahan ZNCL2 dan dilanjutkan dengan H2O2 30% air Aquades. Kualiti kontrol dilakukan untuk meminimalisir kontaminasi di lapangan dan di laboratorium. Adapun hasil identifikasi mikroplastik dengan menggunakan mikroskop yaitu sebanyak 258 partikel terduga mikroplastik mikroplastik dengan bentuk Fragment, Fiber, dan Film; dengan warna : yaitu warna biru, warna hitam, warna kuning, warna putih (silver), bening, dan warna merah serta 4 kelas ukuran yaitu <300 µm, 300-500 µm, 500-1000 µm, >1000 µm. Polietilena (PE), Polipropilena (PP), dan Polistirena (PS) merupakan 3 jenis polimer yang di temukan pada penelitian ini. Hasil uji PCA menunjukkan bahwa kecepatan arus laut (CS) memiliki hubungan yang erat dengan keberadaan mikroplastik jenis fiber berukuran kecil (<500 µm) dan berwarna merah, kuning, serta putih. Arah panah pada grafik PCA yang saling berdekatan menunjukkan korelasi positif di antara variabel-variabel tersebut, mengindikasikan bahwa peningkatan kecepatan arus cenderung disertai dengan peningkatan konsentrasi mikroplastik fiber berukuran kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika fisik laut, khususnya kecepatan arus, memainkan peran penting dalam transportasi dan distribusi spasial mikroplastik di lingkungan laut, terutama untuk partikel-partikel ringan dan mudah tersuspensi seperti fiber.
dc.description.sponsorshipPenelitian ini didukung oleh Pusat Studi Sumber Daya Pesisir dan Laut (PKSPL) dalam kegiatan pengambilan sampel sedimen selama pelayaran laut dan kegiatan lapangan terkait, serta didanai oleh Dana Abadi Pendidikan Indonesia (LPDP) untuk mendukung kegiatan analisis mikroplastik di laboratorium.
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Pola Sirkulasi Laut dan Pengaruhnya Terhadap Distribusi Karakteristik Mikroplastik di Sedimen Laut Natunaid
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordMikroplastik, Laut Natuna, Sirkulasi laut, Sedimenid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record