Analisis Determinan Makroekonomi, Struktural, dan Spesifik Bank terhadap Non-Performing Loans di ASEAN+4
Abstract
Non-Performing Loans (NPL) saat ini menjadi fokus utama dalam studi
stabilitas sektor perbankan, terutama di kawasan yang memiliki keberagaman
ekonomi seperti negara-negara ASEAN+4. NPL yang menjadi indikator penting
risiko kredit, menghadapi tantangan sulit yang dipengaruhi oleh faktor
makroekonomi, struktural dan spesifik bank. Penelitian ini menganalisis determinan
makroekonomi, struktural dan spesifik bank dari NPL di ASEAN+4. Data yang
digunakan mencakup 6 negara ASEAN ditambah China, Korea Selatan, Jepang dan
India selama periode 2013-2023 menggunakan panel statis dengan Fixed Effect
Model (FEM) sebagai model terbaik. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel
makroekonomi seperti inflasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap
NPL, sedangkan lending interest rate, Civil Justice Index dan political stability and
absence of violence/terrorism memiliki pengaruh positif signifikan terhadap NPL.
Variabel makro lainnya seperti GDP growth, unemployment rate dan exchange rate
serta konsentrasi bank dan dummy covid tidak berpengaruh signifikan terhadap
NPL.
