View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Faktor Risiko Kejadian Stunting dan Hubungannya dengan Perkembangan Anak Usia 6-23 Bulan pada Keluarga Nelayan Kabupaten Brebes

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (541.4Kb)
      Fulltext (1.545Mb)
      Lampiran (1.759Mb)
      Date
      2026
      Author
      Fasya, Hanin Maulida
      Briawan, Dodik
      Khomsan, Ali
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya laut yang besar, namun kesejahteraan masyarakat nelayan masih rendah sehingga berkontribusi pada tingginya prevalensi stunting. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko stunting dan hubungannya dengan perkembangan anak usia 6–23 bulan pada keluarga nelayan di Kabupaten Brebes. Penelitian observasional dengan desain case control dilakukan pada April–Mei 2025 di Kecamatan Bulakamba, melibatkan 132 anak (44 stunting dan 88 normal). Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, pengukuran antropometri, penilaian perkembangan menggunakan KPSP, serta stimulasi psikososial dengan HOME Inventory. Analisis dilakukan menggunakan uji bivariat dan regresi logistik berganda. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada panjang dan berat badan, panjang badan lahir, kecukupan energi dan protein, riwayat TB paru, akses pelayanan kesehatan, informasi gizi ibu, serta tinggi badan ibu antara kelompok stunting dan normal (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa riwayat TB paru (OR=9,622), kecukupan energi =89% AKG (OR=8,120), berat badan lahir <2500 g (OR=5,133), panjang badan lahir <48 cm (OR=4,105), dan usia 12–23 bulan (OR=2,919) merupakan faktor risiko signifikan stunting. Stunting juga berhubungan bermakna dengan perkembangan motorik kasar dan halus serta kategori KPSP (p<0,001). Kesimpulannya, stunting pada keluarga nelayan di Kabupaten Brebes dipengaruhi oleh faktor gizi, infeksi, dan kondisi sejak lahir, serta berdampak nyata pada perkembangan anak. Intervensi gizi dan kesehatan ibu-anak sejak dini sangat diperlukan untuk mencegah stunting dan dampak jangka panjangnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171943
      Collections
      • MT - Human Ecology [2407]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository