Show simple item record

dc.contributor.advisorHutagaol, Manuntun Parulian
dc.contributor.authorLarasati, Tantri
dc.date.accessioned2025-12-31T08:52:50Z
dc.date.available2025-12-31T08:52:50Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171923
dc.description.abstractPenurunan konsumsi beras rumah tangga dalam 15 tahun terakhir menunjukkan adanya perubahan dalam tingkat konsumsi rumah tangga seiring meningkatnya pendapatan dan perbaikan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan terhadap konsumsi beras, serta menilai keterkaitan konsumsi beras dengan konsumsi karbohidrat non-beras dan protein hewani. Penelitian menggunakan data time series tahun 2009-2024 dengan metode regresi sederhana dan korelasi Pearson dari Badan Pangan Nasional dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh negatif signifikan terhadap konsumsi beras, mengindikasikan bahwa beras mulai berperan sebagai barang inferior bagi rumah tangga berpendapatan menengah ke atas. Selain itu, konsumsi umbi-umbian tidak memiliki hubungan signifikan dengan konsumsi beras, sedangkan konsumsi protein hewani menunjukkan korelasi negatif yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan swasembada beras perlu dievaluasi ulang dan diarahkan menuju diversifikasi pangan yang lebih seimbang dan sesuai dengan dinamika konsumsi rumah tangga masa kini.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerubahan Tingkat Konsumsi Beras Rumah Tangga di Indonesia dan Implikasinya terhadap Kebijakan Swasembada Berasid
dc.title.alternativeChanges in Household Rice Consumption Levels in Indonesia and Their Implications for the Rice Self-Sufficiency Policy
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordBerasid
dc.subject.keywordpendapatanid
dc.subject.keywordDiversifikasi panganid
dc.subject.keywordinferior goodsid
dc.subject.keywordprotein hewaniid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record