| dc.description.abstract | Tingginya angka depresi pada remaja, terutama Generasi Z, menuntut perhatian khusus dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peubah-peubah yang memengaruhi depresi pada Generasi Z di Indonesia menggunakan metode CHAID dan regresi logistik. Data yang digunakan bersumber dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 dengan 94549 amatan usia 15-24 tahun. Penilaian depresi dilakukan menggunakan instrumen MINI. Penanganan ketidakseimbangan data dilakukan dengan metode Random Over-Under Sampling (ROUS) dan ROSE untuk over sampling. Hasil analisis CHAID menunjukkan 11 peubah signifikan, dengan kesulitan tidur sebagai peubah paling berpengaruh dan akurasi klasifikasi sebesar 88,89%. Regresi logistik mengidentifikasi 24 peubah, diagnosis diabetes dan kesulitan tidur merupakan peubah yang paling signifikan dengan akurasi klasifikasi 88,88%. Peubah yang konsisten signifikan dalam kedua metode antara lain klasifikasi tempat tinggal, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, kesulitan tidur, kesulitan melihat, perilaku merokok, konsumsi alkohol, dan umur. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor individu, sosial, dan kesehatan sangat memengaruhi risiko depresi pada Generasi Z, serta pentingnya intervensi yang terarah untuk menekan angka depresi di kalangan remaja. | |