| dc.description.abstract | NURUL FITRI. Analisis Usaha Pasteurisasi Susu Sapi di Serambi Milk Padang
Panjang. Dibimbing oleh PRIA SEMBADA.
Pengolahan susu segar menjadi susu pasteurisasi merupakan salah satu upaya
untuk memperpanjang masa simpan susu tanpa banyak merubah sifat fisiknya dari
susu tersebut. Analisis Usaha ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial usaha
pasteurisasi susu sapi di Serambi Milk Padang Panjang. Kegiatan ini dilaksanakan
selama kurang lebih 5 bulan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder
dengan mengikuti kegiatan langsung, wawancara dan dokumentasi kegiatan. Proses
pasteurisasi yang digunakan dalam proses produksi adalah menggunakan metode
Long temperature Long Time (LTLT). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa biaya
produksi yang dikeluarkan selama kurang lebih 5 bulan yaitu sebesar Rp
68.288.581 dengan pendapatan penjualan sebesar Rp 92.700.000 dengan
keuntungan bersih sebesar Rp 24.411.419. Nilai R/C Ratio usaha ini >1 yaitu 1.36
yang dapat diartikan bahwa usaha ini layak untuk dijalankan, namun meski ada
beberapa tantangan yang dihadapi seperti pemasokan susu dari peternak lain yang
masih kurang memenuhi. Strategi pengembangan usaha yang disarankan untuk
usaha yang dijalankan oleh Serambi Milk yaitu dengan menguatkan pemasaran
digital seperti instagram.
Kata kunci : Analisis usaha, R/C Ratio, Strategi pemasaran, Susu Pasteurisasi | |
| dc.description.abstract | NURUL FITRI. Business Analysis of Cow’s Milk Pasteurization at Serambi Milk
Padang Panjang. Supervised by PRIA SEMBADA.
The processing of fresh milk into pasteurized milk is an effort to extend the
shelf life of milk without significantly altering its physical properties. This business
analysis aims to assess the financial feasibility of the cow’s milk pasteurization
business at Serambi Milk Padang Panjang. The project was carried out over
approximately five months by collecting primary and secondary data through direct
participation, interviews, and documentation. The pasteurization method used in the
production process is the Long Temperature Long Time (LTLT) method. The
calculation results show that the production cost incurred over approximately five
months was Rp68,288,581, with sales revenue of Rp92,700,000, resulting in a net
profit of Rp24,411,419. The R/C Ratio value is >1, namely 1.36, indicating that the
business is feasible to run, although there are some challenges such as the
insufficient supply of fresh milk from other farmers. A recommended business
development strategy for Serambi Milk is to strengthen digital marketing,
especially through instagram.
Keywords: Financial Analysis, Marketing Strategy, Pasteurized Milk, R/C Ratio. | |