Pemodelan Keberhasilan Studi Mahasiswa Statistika FMIPA IPB Tahun 1996-1999
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan mahasiswa statistika angkatan 1996-1999 khususnya dalam hal lama studi dan IPK. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi logistik ordinal. Data yang digunakan adalah data mahasiswa statistika angkatan 1996-1999 yang diperoleh dari Bagian Akademik FMIPA, PPMB dan Departemen Statistika IPB. Peubah-peubah yang diamati dibagi kedalam empat faktor yaitu: faktor eksternal (pendidikan ayah, pendidikan ibu, pendapatan orang tua per bulan, & asal daerah), faktor internal sebelum masuk ke IPB (NEM SMA & jalur masuk IPB), faktor internal non-akademik (jenis kelamin & status pekerjaan), serta faktor internal setelah masuk ke IPB (nilai rataan MIPA TPB, nilai mutu bahasa Inggris, IP TPB, dan nilai rataan mata kuliah wajib statistika). Karakteristik mahasiswa statistika 1999-1996 dapat dilihat dari faktor-faktor tersebut. Analisis logistik ordinal digunakan untuk melihat pengaruh faktor-faktor (peubah penjelas) pada tiap kategori peubah respon.
Mahasiswa statistika angkatan 1996-1999 memiliki beberapa karakteristik umum di antaranya yaitu sebagian besar berasal dari jalur USMI dengan rataan NEM sebesar 46.83, dan jumlah perempuan lebih banyak dari pada laki-laki. Sebagian besar dari mahasiswa tersebut berasal dari Propinsi Jawa Barat. Umumnya, pendidikan rata-rata orang tua mahasiswa adalah diploma (D3 dan D4) dengan pendapatan orang tua per bulan cenderung berkisar di bawah Rp1.000.000. Sebagian besar nilai mutu mata kuliah Bahasa Inggris mahasiswa adalah A sedangkan IP TPB dan MIPA TPB mahasiswa berkisar antara 2.75-3.49. Setelah memasuki departemen, sebagian besar mahasiswa statistika memiliki nilai yang cenderung rendah, dari pada sebelumnya. Hal ini ditunjukkan oleh nilai MKWJB mahasiswa yang sebagian besar berada pada nilai 2.00-2.74. Hal ini terjadi karena mata kuliah yang masih baru, dan belum pernah diambil sebelumnya. Walaupun demikian, sebagian besar mahasiswa memiliki IPK (IP akhir) antara 2.75-3.49.
Dilihat dari status pekerjaan, sebagian besar mahasiswa statistika memiliki pekerjaan sebelum lulus, baik part time (magang, proyek, bimbel), maupun full time. Rata-rata lama studi mahasiswa adalah 53.90 bulan, masih 3 bulan lebih cepat dibandingkan dengan rata-rata lama studi mahasiswa IPB lulusan tahun 2000-2003 (56.80 bulan).
Hasil analisis model logistik ordinal menunjukkan bahwa lama studi dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor eksternal mahasiswa (pendidikan ayah dan pendapatan orang tua mahasiswa per bulan) dan faktor internal setelah masuk ke IPB (nilai rataan MIPA TPB dan nilai rataan mata kuliah wajib statistika). Untuk peubah respon IPK, faktor yang berpengaruh hanya faktor internal setelah masuk ke IPB (IP TPB dan nilai rataan mata kuliah wajib statistika).

