KARAKTERISASI MANANASE Streptomyces sp. GALUR 451-3
View/ Open
Date
2005Author
Ambarawati, Dwi
Meryandini, Anja
Mubarik, Nisa Rachmania
Metadata
Show full item recordAbstract
Hemiselulosa menyusun 20-35% berat kayu yang terutama terdiri atas manan (softwoods) dan xilan (hardwoods). Hemiselulosa dapat digunakan oleh mikrob sebagai sumber karbon. Mananase dan xilanase adalah enzim kompleks yang dapat mendegradasi hemiselulosa. Aktivitas mananase Streptomyces sp. galur 451-3 diuji pada media locust bean gum 0.5% dan bungkil kelapa 0.5% dengan metode asam dinitrosalisilat (DNS). Kadar protein diukur dengan kolorimeter menggunakan coomasie blue. Aktivitas mananase dan xilanase juga diuji menggunakan media birchwood xylan dan oatspelt xylan. Mananase Streptomyces sp. galur 451-3 mempunyai suhu optimum 40 °C dan pH optimum 6.0. Penambahan ImM kation Mg 2+ dan Zn 2+ masing-masing meningkatkan aktivitas mananase sebesar 29.2% dan 80.2%, sedangkan Mn 2+, Ca 2+ dan Co 2+ masing-masing menurunkan aktivitasnya sebesar 67%, 100%, dan 59.7%. Penambahan senyawa pengkelat logam etilen diamina tetraasetat (EDTA) dengan konsentrasi akhir 1 mM hanya sedikit menurunkan aktivitasnya. Media yang mengandung birchwood xylan dan oatspelt xylan menginduksi pembentukan mananase namun dengan aktivitas yang lebih rendah dari xilanase. Hemiselulosa menyusun 20-35% berat kayu yang terutama terdiri atas manan (softwoods) dan xilan (hardwoods). Hemiselulosa dapat digunakan oleh mikrob sebagai sumber karbon. Mananase dan xilanase adalah enzim kompleks yang dapat mendegradasi hemiselulosa. Aktivitas mananase Streptomyces sp. galur 451-3 diuji pada media locust bean gum 0.5% dan bungkil kelapa 0.5% dengan metode asam dinitrosalisilat (DNS). Kadar protein diukur dengan kolorimeter menggunakan coomasie blue. Aktivitas mananase dan xilanase juga diuji menggunakan media birchwood xylan dan oatspelt xylan. Mananase Streptomyces sp. galur 451-3 mempunyai suhu optimum 40 °C dan pH optimum 6.0. Penambahan ImM kation Mg 2+ dan Zn 2+ masing-masing meningkatkan aktivitas mananase sebesar 29.2% dan 80.2%, sedangkan Mn 2+, Ca 2+ dan Co 2+ masing-masing menurunkan aktivitasnya sebesar 67%, 100%, dan 59.7%. Penambahan senyawa pengkelat logam etilen diamina tetraasetat (EDTA) dengan konsentrasi akhir 1 mM hanya sedikit menurunkan aktivitasnya. Media yang mengandung birchwood xylan dan oatspelt xylan menginduksi pembentukan mananase namun dengan aktivitas yang lebih rendah dari xilanase.
Collections
- UT - Biology [2404]

