| dc.description.abstract | Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan mulai dari masa konsepsi sam-pai dewasa. Pertumbuhan dapat didefinisikan sebagai perubahan dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel, organ maupun individu, sedangkan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi organ atau individu (Soetjiningsih 1995).
Pertumbuhan mengikuti pola yang dapat diprediksikan (Robinson 1986). Pola per-tumbuhan ini dapat ditentukan melalui pe-ngukuran antropometri dan dapat digambar-kan dalam kurva pertumbuhan. Informasi mengenai pola pertumbuhan individu atau populasi sangatlah penting dalam menen-tukan status gizi (Atmarita & Veronica 1992), serta kemungkinan adanya penyimpangan. pertumbuhan secara individual (Jacob 1981). Untuk Indonesia, pengukuran status gizi secara antropometri pada balita ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor 920/MenKes/SK/VIII1/2002. | id |