Posisi Filogeni Leucocephalon yuwonoi dalam Testudines (Reptilia)
Abstract
Saat ini semua spesies kura-kura menghadapi masalah penurunan populasi yang sebagian besar disebabkan oleh perburuan liar dan kerusakan lingkungan. Leucocephalon yuwonoi merupakan kura-kura endemik sulawesi yang menghadapi permasalah tersebut. Spesies ini ini diperdagangkan secara internasional yang utamanya untuk konsumsi. Sehingga diperlukan suatu langkah untuk. mendata informasi secara genetik maupun posisi filogeninya. Hubungan filogeni antar spesies kura-kura sangat komplek dan untuk posisi filogeni L yuwonoi masih banyak diperdebatkan. Dalam penelitian ini posisi filogeni L.. yuwonoi dianalisis menggunakan data runutan nukleotida gen Cyt b genom mitokondria. Sampel yang digunakan adalah seekor kura-kura berasal dari Bangkir dan dua ekor dari Moutong. Berdasarkan runutan nukleotidanya L. yuwonoi yang berasal dari Moutong terpisah dari L. yuwonoi yang berasal dari Bangkir. Hubungan filogeni memperllihatkan bahwa L. yuwonoi berkerabat dekat dengan Notochelys platynota. Perbedaan jarak genetik antara L yuwonoi Moutong dan L. yuwonoi Moutong2 sebesar 18.5%, L. yuwonoi Moutong1 dan L. yuwonoi Bangkir sebesar 18.6%, sedangkan L. yuwonoi Moutong2 dan 1. yuwonoi Bangkir sebesar 7.1%.
Collections
- UT - Biology [2400]
