| dc.description.abstract | Mutu/kualitas suatu barang memiliki peran yang sangat penting bagi produsen maupun konsumen. Untuk mempertahankan mutu barang, diperlukan suatu sistem pengendalian mutu yang baik pada proses produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode pengendalian mutu peubah ganda dengan pendekatan T Hotelling yang diterapkan pada proses produksi tepung baku semen.
Proses produksi tepung baku semen melibatkan tiga jenis karateristik mutu yang diamati, yaitu LSF, SM dan IM. Dari hasil analisis penerapan bagan kendali peubah ganda, menunjukkan proses tidak terkendali. Kondisi tidak terkendali ini disebabkan oleh perpindahan blok tempat penambangan bahan baku semen yang dilakukan setiap selang waktu 5 hingga 7 hari sekali. Kondisi blok yang berbeda menyebabkan nilai kandungan zat-zat kimia seperti CaO, SiO₂, Al₂O, dan Fe₂O, pada bahan baku semen ada yang terlalu tinggi dan terlalu rendah.
Setelah dilakukan analisis ulang dengan menghilangkan sebab-sebab terduga, maka proses menunjukkan terkendali secara statistik dengan BPA 13.98. Meskipun pada penelitian ini melibatkan lebih dari satu jenis karakteristik mutu, tetapi penerapan bagan kendali peubah tunggal lebih tepat digunakan pada penelitian ini. Hal ini dikarenakan nilai korelasi antar karakteristik mutunya terlalu kecil. | id |