Show simple item record

dc.contributor.advisorMulijani, Sri
dc.contributor.advisorAffandi, Hilman
dc.contributor.authorMunandar, Yudha Aries
dc.date.accessioned2025-06-23T07:49:43Z
dc.date.available2025-06-23T07:49:43Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162748
dc.description.abstractMahkota dewa sering digunakan sebagai obat tradisional berbagai penyakit yang memerlukan penelitian moden untuk mengetahui lebih jauh mengenai manfaatnya. Pada penelitian ini dilakukan pencarian senyawa aktif pada buah mahkota dewa yang memberikan efek toksik pada Artemia salina Leach Sampel buah mahkota dewa dimaserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metanol maserasi kemudian dipisahkan komponen-komponennya menggunakan kromatografi kolom dengan fase diam silika gel dan memakai sistem elusi gradien dari pelarut non-polar heksana, campuran heksana:etilasetat, etilasetat, dan metanol. Komponen yang telah dipisahkan kemudian diuji terhadap A. salina pada konsentrasi 1000, 100, dan 10 ppm. Hasil uji dari fraksi-fraksi tersebut menunjukkan bahwa fraksi 19 merupakan yang paling aktif. Fraksi 19 hanya mempunyai 1 spot yang menunjukkan bahwa pada fraksi tersebut hanya terdapat 1 komponen. Kemudian dilakukan identifikasi dengan uji fitokimia dan kromatografi gas-spektroskopi massa (GC-MS). Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa fraksi 19 mengandung senyawa triterpenoid. Hasil identifikasi terhadap fraksi 19 menggunakan GC-MS menghasilkan 4 puncak tinggi (waktu retensi 25,16; 28,63; 31,02, dan 31,77 dengan % area 14,70; 16,77; 18,45, dan 15,70) dan 7 puncak rendah (waktu retensi 10,35; 16,17; 21,14; 34,69; 38,82; 42,83, dan 47,34 dengan % area 0,92; 4,28; 9,60; 8,20, 4,16; 2,63, dan 1,12). Identifikasi terhadap puncak tertinggi dari fraksi 19 yang memiliki waktu retensi 28,63 menit dan luas puncak 16,77% menunjukkan bahwa senyawa dengan BM 336 tersebut diperkirakan termasuk senyawa golongan terpenoid. Perkiraan ini didukung oleh perubahan nilai miz dari hasil GC-MS yang menunjukkan adanya unit isoprena. Selain itu fragmen yang hilang dari hasil fragmentasi menunjukkan pola yang teratur, yaitu dengan nilai m/z 14, 28, 56.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleIdentifikasi Senyawa Aktif pada Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record