| dc.description.abstract | Tempat tinggal merupakan faktor yang penting dalam menunjang keberhasilan mahasiswa dalam menempuh perkuliahan di IPB. Asrama adalah tempat tinggal yang berbeda dengan kost-an atau kositrakan pada umumnya, terutama dalam hal kegiatan dan keorganisasiannya.
Dalam penelitian ini dikaji latar belakang dan faktor pendorong mahasiswa IPB memilih asrama sebagai tempat tinggal dan pengaruhnya atas pilihan tersebut terhadap Indeks Prestasinya. Pengambilan daia dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner. Pengolahan data dengan cara tabulasi silang dan data disajikan secara deskriptif.
IPB memiliki 9 asrama mahasiswa, 7 asrama putra dan 2 asrama putri, dengan kapasitas tidak kurang dari 555 orang. Asrama-asrama tersebut yaitu Asrama Sukasari, Asrama Ekalokasari, Asrama Putri Baranangsiang, Asrama Felicia, Asrama Ekasari, Asrama Wismaraya, Asrama Sylvasari, Asrama Sylvalestari dan Asrama Putri Darmaga.
Persebaran penghuni asrama ditinjau dari fakultas asalnya tidak merata untuk setiap asrama, secara keseluruhan penghuni asrama terbanyak berasal dari Fakultas Kehutanan 48% dan tersedikit dari Fakultas Peternakan 1%. Mahasiswa yang masuk IPB melalui jalur USMI 85% dan sisanya melalui UMPTN. Mahasiswa yang berasal dari pulau jawa sebanyak 71% dan sisanya dari luar jawa. Pekerjaan orang tua mahasiswa asrama terbesar adalah pegawai pemerintah/ABRI. Kiriman rata-rata perbulan yang diterima mahasiswa asrama pada umumnya berkisar antara Rp. 75.000 Rp 150.000.-
Mahasiswa memperoleh informasi tentang asrama pada umumnya dari teman atau kakak kelas, dan faktor yang mendorong untuk tinggal di asrama adalah diri sendiri. Alasan utama pemilihan asrama seba-gai tempat tinggal oleh mahasiswa selama menempuh perkuliahan adalah karena murah, disamping faktor fasilitasnya lengkap dan dekat kampus.
Faktor kebutuhan/tuntutan ekonomi merupakan penyebab utama mahasiswa bekerja. Terdapat 28.2% mahasiswa yang bekerja dan masih aktif kuliah, dengan jenis pekerjaan terbesar adalah sebagai guru (private).
Indeks Prestasi (IP) mahasiswa yang tinggal di asrama pada semester pertama setelah tinggal di asrama pada umumnya cenderung mengalami penurunan. Sedangkan dua semester setelah tinggal di asrama tidak ada perbedaan antara IP setelah dua semester tinggal di asrama dengan IP sebelum masuk asrama. | id |