Analisis Sekuritas pada Bursa Efek Jakarta dengan Metode Markowitz
View/ Open
Date
2001Author
Bintarto, Bayu
Alamadi, Aam
Sumertajaya, I Made
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prospek investasi sektor-sektor perdagangan saham pada BEJ berdasarkan pemilihan kombinasi portofolio yang optimum dengan berbagai tingkat resiko. Penelitian ini menggunakan data harian pergerakan Indeks harga harian saham gabungan tiap-tiap sektor dan Indeks harga saham gabungan selama 6 bulan yaitu mulai tanggal 3 Juli-22 Desember 2000, dengan pendekatan metode Markowitz.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa secara umum hampir setiap sektor mengalami penurunan penjualan, hal ini dikarenakan nilai rataan ekspektasi returnnya negatif kecuali sektor Barang Konsumsi sebesar 0.01%. Nilai rataan ini berguna untuk melihat pola ramalan ekspektasi return untuk masa yang akan datang. Sehubungan Keragamannya terlihat bahwa sektor Keuangan mempunyai nilai paling besar yaitu 0.000568, hal ini mengindikasikan bahwa sektor ini untuk waktu ke depan memiliki resiko yang paling besar daripada sektor yang lainnya. Sektor Keuangan pada periode bulan Juli-Desember 2000 memiliki volume transaksi terbesar yaitu 100.552.258.762 lembar saham.
Untuk model pasar hanya terdapat dua sektor yang dikategorikan sebagai saham yang tidak stabil (aggressive stock) diperoleh yaitu Barang Konsumsi dan Infrastruktur. Akan tetapi dari uji trend untuk klasifikasi kestabilan di dapat bahwa kaidah uji secara statistik nilai-nilai Beta pada umumnya sesuai dengan hasil model pasar kecuali pada sektor Infrastruktur yang kaidah ujinya menerima Ho atau menyatakan bahwa sektor tersebut tidak stabil pada taraf nyata sebesar 0.05, ini dikarenakan nilai ẞ (Beta) sangat mendekati satu, umumnya seluruh sektor perdagangan saham stabil dengan a (taraf nyata) sebesar 0.05. Dari metode Optimisasi Non Linier Programming diperoleh bahwa sektor Barang Konsumsi dan Aneka Industri memiliki prospek yang baik untuk diinvestasi yang cukup menjanjikan untuk para investor. Dari penelitian ini diperoleh suatu persamaan yang menghasilkan ekspektasi return maksimum yaitu Xr 1 rs dan X₁r₁ = 0.01087 г₄ + 0.989 rs, dengan r; adalah ekspektasi return tiap-tiap sektor, ra adalah ekspektasi return bidang Aneka Industri dan rs adalah ekspektasi return bidang Barang Konsumsi.
