Show simple item record

dc.contributor.advisorSupijatno
dc.contributor.advisorJunaedi, Ahmad
dc.contributor.authorHidayat, Syarif
dc.date.accessioned2025-05-26T05:44:46Z
dc.date.available2025-05-26T05:44:46Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161791
dc.description.abstractProduktivitas kopi di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan, terutama pada tanaman kopi Arabika. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh para petani khususnya petani koperasi di Bandung adalah produktivitas yang diduga dipengaruhi oleh varietas dan umur tanaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perbedaaan varietas dan umur tanaman terhadap morfologi dan produktivitas tanaman kopi. Penelitian dilakukan di kebun Koperasi Kopi Rakyat Gunung Wayang, kebun Gapoktan Mekar Tani, kebun PTPN VIII di Desa Cikembang Kabupaten Bandung Kecamatan Kertasari. Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu varietas dan umur tanaman. Varietas kopi yang digunakan yaitu Buhun, Gayo, Tim-tim, Lini S, sedangkan umur tanaman yang digunakan tanaman umur 8 tahun, dan 10 tahun. Semua varietas tanaman kopi menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap jumlah dompolan per cabang dan jumlah buah per dompolan serta berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang produktif dan nilai kehijauan daun. Varietas Lini S memiliki jumlah dompolan per cabang dan jumlah buah per dompolan terbanyak dibanding varietas lainnya. Umur tanaman berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang produktif, namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai kehijauan daun. Tanaman kopi umur 10 tahun, menghasilkan jumlah dompolan per cabang dan jumlah buah per dompolan masing-masing lebih tinggi 13% dan 6% dibanding umur 8 tahun. Tinggi tanaman dan jumlah cabang produktif berbanding lurus dengan penambahan umur tanaman pada varietas Buhun dan Lini S, namun menurun pada varietas Gayo dan Tim-tim. Varietas Lini S dengan umur 10 tahun menunjukkan tinggi tanaman tertinggi yaitu 312.30, sedangkan tinggi tanaman terendah pada varietas Buhun dengan umur 8 tahun. Jumlah cabang produktif terbanyak dihasilkan oleh varietas Gayo dengan umur 8 tahun, dan paling sedikit oleh varietas Lini S umur 8 tahun. Setiap varietas memiliki karakterisik morfologi yang berbeda berdasarkan bentuk daun dan bentuk buah. Varietas Buhun, Tim-tim, dan Lini S memiliki daun berbentuk lonjong dengan ujung lancip (lanceolate), sedangkan varietas Gayo berbentuk lebar dengan ujung lancip (elliptic). Buah pada varietas Buhun dan Tim-tim berbentuk persegi bulat (roundish), sedangkan varietas Gayo dan Lini S berbentuk lonjong dan besar (elliptic). Varietas Lini S umur 8 tahun memiliki produktivitas bobot buah ceri tertinggi dibandingkan dengan varietas dan umur tanaman lainnya yaitu 11495.0 kg ha-1.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Varietas dan Umur Tanaman terhadap Morfologi dan Produktivitas Kopi Arabika Perkebunan Rakyat di Kabupaten Bandungid
dc.title.alternativeThe Effect of Varieties and Plant Age on the Morphology and Productivity of Smallholder Arabica Coffee in Bandung Regency
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordKlorofilid
dc.subject.keywordBudidaya kopiid
dc.subject.keywordKebun rakyatid
dc.subject.keywordProduksi ceriid
dc.subject.keywordTaksasi produksiid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record