| dc.description.abstract | Udang windu (Penaeus monodon) merupakan salah satu jenis komoditas ekspor, namun akhir-akhir ini mengalami penurunan produksi. Masalah utama yang terjadi umumnya disebabkan oleh ketidakstabilan dalam mempertahankan kualitas air yang berkaitan dengan produksi limbah bahan organik dari sisa pakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran beberapa jenis bakteri probiotik terhadap karakteristik kimia perairan pada budidaya udang PL-18 untuk skala laboratorium. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2001 yang bertempat di Laboratorium Bioteknologi, Balai Besar Penelitian Budidaya Perikanan Pantai, desa Gondol, Bali. Wadah yang digunakan untuk penelitian adalah bak polikarbonat (100 I) sebanyak 12 buah. Setiap wadah diberikan perlakuan yang berbeda yaitu inokulasi BY-9, Bacillus K-7 dan Rhodopseudomonas 2-4 serta satu kontrol dengan masing-masing tiga kali ulangan. Parameter kualitas air (suhu, salinitas, pH, TOM, amonia, nitrat, nitrit, DO dan fosfat) diukur dengan menggunakan pH meter, refraktometer, botol BOD, buret digital, gelas beaker dan spektofotometer. Pengukuran populasi Vibrio sp menggunakan tabung ependoff, mikropipet, tabung reaksi, pembakar bunsen, jarul11 ose, petri disk dan inkubator Setiap hari dilakukan inokulasi plankton dan bakteri, pergantian air sebanyak 25 % dan pemberian pakan tal11bahan. Data kualitas air yang diperoleh dianalisa dengan l11enggunakan rancangan faktorial. Untuk setiap perlakuan yang berbeda nyata dilakukan uji lanjutan yaitu lUi pengaruh sederhana (Gasperz, 1991). | id |